Diperiksa soal Tudingan Germo ke Marissya, Medina Zein Serahkan Bukti

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 20:55 WIB
Medina Zein usai diperiksa polisi soal pencemaran nama baik (Yogi/detikcom)
Medina Zein setelah diperiksa polisi soal pencemaran nama baik. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Medina Zein hari ini telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor atas laporan dugaan pencemaran nama baik ke selebgram Marissya Icha. Total ada 27 pertanyaan yang dilayangkan penyidik kepada Medina Zein.

"Klien kami menjawab 27 pertanyaan dengan lancar ya. Tentunya dengan adanya pembuktian juga," kata pengacara Medina Zein, Machi Ahmad, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Machi mengatakan pemeriksaan kliennya sebagai terlapor berlangsung selama empat jam. Dia menegaskan pemeriksaan hari ini perihal kasus pencemaran nama baik, bukan soal adanya penipuan atau penggelapan.

"Tentunya dalam memenuhi undangan klarifikasi ini klien saya juga sangat tenang menjawabnya dengan apa adanya juga. Kita juga ajukan bukti-bukti sudah terlampir juga. Jadi ini masalah UU ITE juga bukan masalah penipuan dan penggelapan," ujar Machi.

Sementara itu, Medina Zein pun sempat angkat suara dari pemeriksaan hari ini. Dia pun turut menjawab perihal dugaan penipuan tas branded yang diduga menjadi pemicu dari laporan Marissya Icha.

Medina Zein mengaku dugaan pemalsuan tas mewah itu harus dibuktikan lebih lanjut dari pihak yang lebih berkompeten. Dia mengatakan saat ini pihaknya hanya akan berfokus pada pemeriksaan atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan pelapor.

"Kita fokusnya di perihal pelaporan dan laporan. Masalah tas sudah dijelaskan itu pembuktiannya memang harus dibuktikan surat dari Hermes misal Paris. Sampai saat ini, belum ada laporan mengenai tas," terang Medina.

Terkait pemeriksaan hari ini, Medina mengaku santai saat diperiksa penyidik. Sejumlah bukti pun telah diberikan ke polisi dari pemeriksaan hari ini.

"Ya biasa aja saya tetap tenang aja menjawab 27 pertanyaan dari penyidik. Saya sudah berikan bukti-bukti terlampir ke penyidik," tutur Medina.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.