1.286 Hektare Lahan Terbakar di Riau Sepanjang 2021, Terluas di Bengkalis

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 11:07 WIB
Ilustrasi Kebakaran hutan di Riau (Chaidir-detikcom)
Foto ilustrasi kebakaran hutan di Riau. (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru -

Insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau masih terjadi. Ada 1.286 hektare lahan yang terbakar di Riau sejak Januari 2021.

"Sejak Januari hingga akhir September ini total luas lahan yang terbakar di Riau telah mencapai 1.286 hektare (ha)," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gofur, kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Lahan yang terluas terbakar berada di Bengkalis. Pada 2021 ini, ada 382 hektare lahan di daerah itu yang terbakar.

"Kabupaten Bengkalis menjadi daerah yang paling banyak ditemukan kebakaran hutan dan lahan tahun ini dengan luas lahan 382 hektare. Kemudian Dumai 169 hektare, Indragiri Hilir 164 hektare, Rokan Hilir 140 hektare, dan Siak 106 hektare," katanya.

Selanjutnya Pelalawan 80,75 hektare, Kampar 58 hektare, Rokan Hulu 58 hektare, Indragiri Hulu 54 hektare, Meranti 53 hektare, dan Kota Pekanbaru 17 hektare. Sedangkan Kabupaten Kuantan Singingi sampai hari ini tercatat masih nihil kasus kebakaran lahan.

Jim memastikan kini tidak lagi ada titik kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau. Sejumlah daerah yang sebelumnya sempat ditemukan kebakaran lahan seluruhnya sudah dipadamkan petugas gabungan.

"Terakhir kemarin petugas melakukan pemadaman di daerah Klemantan, Bengkalis. Saat ini lokasi lahan yang terbakar tersebut sudah dipadamkan oleh petugas. Sehingga di Riau tidak lagi ada titik karhutla," katanya.

Direktur Ditreskrimsus Polda Riau Kombes Ferry Irawan mengatakan, dari jumlah lahan terbakar itu, ada yang ditangani kepolisian. Tercatat ada 260 hektare lahan diduga sengaja dibakar dan tengah diusut.

"Total ada 260 hektare lahan karhutla yang kita tangani. Dari jumlah itu ada 24 tersangka dari 20 laporan polisi," kata Ferry.

Ferry menyebut, dari jumlah 24 tersangka, 14 di antaranya sudah masuk tahap II di Kejaksaan. Sementara sisanya masih dalam proses.

"Semua yang ditangani masih perorangan. Tidak ada korporasi," katanya.

Simak juga 'Jokowi Pamer Kebakaran Hutan RI Turun di Sidang PBB':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)