Petugas Pasar Kramat Jati Jaktim yang Lakukan Pungli Dipecat

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 22:08 WIB
Poster
Ilustrasi pungli (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pengelola parkir Pasar Kramat Jati memecat oknum petugasnya berinisial H yang melakukan pungutan liar (pungli) parkir kepada pengunjung. Oknum tersebut terbukti memintai uang parkir lebih kepada pengunjung pasar.

"Jadi kemarin ada oknum petugas parkir kita di lapangan dia menaikkan tarif parkir, seharusnya di sistem itu Rp 28 ribu, dinaikkan menjadi Rp 31 ribu. Karena tindakan dia melakukan kesalahan, kita sudah melakukan pemberhentian kerja dan diberi surat peringatan ketiga," kata pengelola parkir Pasar Kramat Jati Biyan Nurdiana saat dihubungi, Jumat (24/9/2021).

Biyan menuturkan oknum tersebut berstatus sebagai pegawai kontrak. Sejak videonya viral, H sudah lama tak datang bekerja.

"Sebetulnya ketika mulai viral sudah tidak datang kerja karena merasa salah, akhirnya kita panggil (juga) tak datang," ujarnya.

H mengaku melakukan pungutan liar demi kepentingan pribadi. Pemecatan pun dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk mengelola parkir di Pasar Induk Kramat Jati.

"Itu untuk kepentingan pribadi, mencari keuntungan pribadi," ujarnya.

Sebelumnya, video petugas PD Pasar Induk Kramat Jati diduga melakukan pungutan liar (pungli) parkir ke pengunjung viral di media sosial (medsos). Petugas yang diduga melakukan pungli tersebut kini diperiksa pengelola pasar.

Seperti dilihat dalam video yang viral, Senin (20/9/2021), petugas parkir mengenakan baju berwarna biru tengah dimarahi seorang pengunjung. Dalam video, tampak monitor dan struk mesin parkir juga tidak menyala.

"Mana struknya? Nggak ada struknya?" ujar pengunjung Pasar Kramat Jati dalam video.

"Nggak ada, Om, iya saya maaf," jawab petugas parkir.

Pengunjung itu akhirnya memarahi petugas parkir tersebut. Setelah itu, terdengar percakapan bahwa pengunjung dimintai uang Rp 31 ribu.

(lir/lir)