Round-Up

Setelah Ali Kalora Tewas di Tangan Satgas Madago Raya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 22:16 WIB
Sosok Ali Kalora yang diburu polisi
Ali Kalora (kanan) (Foto: Dok. Istimewa)

Kapolda Sulteng Optimistis Tak Ada Simpatisan Baru Ali Kalora


Rudy optimistis tak ada lagi simpatisan baru Ali Kalora. Sebab pimpinan MIT itu telah tewas ditempak Satgas Madago Raya.

"Hari ini mudah-mudahan tidak akan bertambah, karena mereka tidak punya pimpinan lagi," kata Rudy.

Rudy juga menanggapi isu Ali Kalora yang akan menyerahkan diri sebelum anggota MIT, Qatar, ditembak di Pegunungan Takosa, Moutong, pada Agustus lalu. Rudy mengatakan isu Ali Kalora akan menyerahkan diri adalah lagu lama.

"Itu isu, dari saya Kapolres katanya mau menyerah, tahun 2005, 2007 katanya menyerah, tapi nggak ada yang menyerah, akhirnya tertembak baru menyerah," jelasnya.

Mahfud Md Minta Masyarakat Tenang

Menko Polhukam Mahfud Md memberikan arahan setelah Ali Kalora tewas di tangan Satgas Madago Raya. Mahfud Md meminta masyarakat tetap tenang.

Pernyataan Mahfud itu disampaikan lewat akun Twitter @mohmahfudmd seperti dilihat, Minggu (19/9). Selain Ali Kalora, anak buahnya juga tewas ditembak aparat.

"Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora yg pernah menggegerkan krn menyembelih bnyk warga dgn sadis di Sulteng, setelah buron hampir setahun, hr ini ditembak mati oleh Densus AT/88. Ia ditembak bersama seorang anak buahnya yg bernama Ikrimah. Masyarakat harap tenang," tulis Mahfud.


(lir/lir)