TMII Belum Buka Banyak Wahana, Warga Datang untuk Olahraga

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 10:10 WIB
TMII sudah mulai beroperasi namun tak banyak wahana yang sudah dibuka. Mayoritas warga datang untuk berolahraga. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
TMII sudah mulai beroperasi namun belum banyak wahana yang dibuka. Mayoritas warga datang untuk berolahraga. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah mulai beroperasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menguji coba kawasan wisata di masa PPKM level 3.

Pantauan detikcom, Sabtu (18/9/2021), pada pukul 09.04 WIB, suasana di TMII masih terpantau sepi. Wahana outdoor yang dibuka pun belum didatangi pengunjung.

Salah satu wahana outdoor yang sudah dibuka adalah taman burung. Di sini, sejak pagi belum terlihat kepadatan penduduk. Area taman burung masih sepi. Hanya ada beberapa petugas juga pengunjung yang terlihat di lokasi.

Kendati TMII sudah beroperasi mulai pukul 06.00 WIB, mayoritas warga datang untuk berolahraga. Mereka bersepeda di area TMII sembari melakukan swafoto di lokasi.

Salah satu pengunjung TMII, Evi (30), menyatakan sengaja bersepeda di TMII. Pasalnya, wanita asal Jakarta itu sudah lama menanti TMII dibuka.

"Ya, sudah tahu TMII buka ya. Makanya sengaja ke sini sama anak, sama suami. Ya niatnya mau wisata kan, tapi belum semuanya buka, jadi kita milih bersepeda dulu di sini," ujar Evi saat ditemui di lokasi.

Dia mengaku datang ke TMII sejak pukul 05.30 WIB. Ke depan, dia berharap, wahana di TMII dapat segera dioperasikan agar anak-anak dapat menikmati.

"Saya sih menyambut baik uji coba wisata ini. Tapi ke depan berharap semua wahana dibuka dan nggak ada batasan usia lagi. Jadi kan kita kalau mau ajak anak jalan enak," tuturnya.

TMII sudah mulai beroperasi namun tak banyak wahana yang sudah dibuka. Mayoritas warga datang untuk berolahraga. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Foto: Annisa Rizky Fadhila/detikcom

Senada, pengunjung lainnya, Dewi (22), antusias dengan uji coba wisata TMII. Meski belum bisa menikmati wahana, dia mengaku senang lantaran sudah bisa bersepeda dan melihat area TMII.

"Senang ya karena sudah bisa ke sini. Soalnya kan kemarin-kemarin masih tutup, nah sekarang udah dibuka. Ke sini juga cuma buat olahraga doang, seneng ya," kata dia.

Dia sengaja datang ke TMII dan menyewa sepeda di lokasi. Dengan biaya Rp 20 ribu per jam, Dewi mengaku puas bisa berkeliling dan berkunjung ke TMII.

"Ini saya juga datang nyewa sepeda sama teman, Rp 20 ribu doang, murah tapi kita udah bisa keliling TMII. Itung-itung olahraga juga kan," jelasnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menguji coba pembukaan sektor pariwisata di masa perpanjangan PPKM level 3. Tempat wisata tertentu boleh beroperasi sampai pukul 21.00 WIB.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1072 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3. Kepgub ditandatangani oleh Gubernur DKI Anies Baswedan pada 6 September 2021.

Dalam kepgub tersebut, tempat wisata wajib mengikuti protokol kesehatan serta melakukan screening terhadap seluruh pengunjung dan pegawai. Selain itu, anak berusia kurang dari 12 tahun dilarang memasuki tempat wisata tersebut selama uji coba.

Situasi di TMII Kemarin

TMII juga melakukan uji coba pembukaan wahana di masa perpanjangan PPKM level 3 di DKI Jakarta. Ada dua wahana yang sudah dibuka hari ini, yaitu taman reptilia dan taman burung.

TMII sudah mulai beroperasi namun tak banyak wahana yang sudah dibuka. Mayoritas warga datang untuk berolahraga. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Foto: Annisa Rizky Fadhila/detikcom

"Hari ini untuk awal uji coba sementara ini wahana yang dibuka dua ya, ada taman burung karena lembaga konservasi dan taman reptilia," kata Direktur Eksekutif TMII I Gusti Putu Ngurah Sudana di TMII, Jakarta Timur, Jumat (17/9).

Putu menerangkan pihaknya telah mendapat sertifikat CHSE (Cleanliness Health Safety Environment) sebagai syarat untuk pembukaan wisata TMII. Saat ini, kata Putu, pihaknya sedang melakukan simulasi barcode PeduliLindungi untuk pengunjung yang hendak masuk.

Kemarin dilaporkan ada sekitar 400 pengunjung yang datang. Pengelola menyebut penerapan ganjil-genap di lokasi wisata berpengaruh terhadap jumlah pengunjung yang datang.

"Jadi hari ini kita karena baru kemarin mendapat sertifikat CHSE dengan nilai 100 persen ya untuk itu kami mempersiapkan untuk buka kembali. Untuk hari ini kita sudah laksanakan simulasi internal dengan menyiapkan barcode PeduliLindungi sebagai persiapan dibuka wisata untuk umum nantinya," ungkapnya.

(jbr/jbr)