Apa Itu Presidensi G20 yang Diemban Indonesia? Ini Penjelasannya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 11:55 WIB
Apa Itu Presidensi G20 yang Diemban Indonesia? Ini Penjelasannya
Apa Itu Presidensi G20 yang Diemban Indonesia? Ini Penjelasannya -- Foto: Jokowi di KTT G20 (Instagram @jokowi)

Tema dan Pembentukan Panitia G20

Kini apa itu Presidensi G20 sudah diketahui. Untuk tema dan pembentukan proses persiapannya juga perlu dipahami.

Indonesia mengusung tema besar 'recover together, recover stronger' untuk forum G20 tahun 2022. "Tahun 2022 juga merupakan tahun penting bagi Indonesia mengingat Indonesia akan memegang presidensi G20. Tema besar presidensi G20 tahun 2022 adalah 'recover together, recover stronger'," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dalam rapat bersama Komisi I DPR, Kamis (2/9/2021).

Retno menyebut tema itu diambil dengan mengedepankan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan pasca pandemi. Retno mengatakan tema itu tidak hanya relevan bagi kelompok negara G20 saja, melainkan juga untuk seluruh negara di dunia.

"Tema tersebut dilatarbelakangi visi Indonesia untuk mengedepankan kemitraan dan inklusifitas guna mendorong pemulihan ekonomi dunia yang tangguh yang berkelanjutan pasca pandemi COVID-19," ujarnya.

"Melalui visi dan tema ini kita pastikan G20 akan relevan tidak hanya bagi anggotanya, namun juga bagi semua, khususnya negara-negara berkembang," lanjutnya.

Sebagai Presidensi G20, Presiden Joko Widodo menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Presidensi G20 Indonesia, pada tanggal 27 Mei lalu. Tugas panitia nasional ini meliputi:

  1. menyusun dan menetapkan rencana induk penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia, termasuk di dalamnya penentuan tema, agenda prioritas, dan rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia;
  2. menyusun dan menetapkan rencana kerja dan anggaran penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia;
  3. mengadakan persiapan dan penyelenggaraan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi, pertemuan tingkat Menteri dan Gubernur Bank Sentral, pertemuan tingkat Sherpa, pertemuan tingkat Deputi, pertemuan tingkat Working Group, dan pertemuan tingkat Engagement Group melalui kemitraan dengan Troika G20, negara anggota G20, dan organisasi internasional;
  4. mengadakan persiapan dan penyelenggaraan program Side Events;
  5. mengadakan persiapan dan penyelenggaraan program Road to G20 Indonesia 2022; dan
  6. melakukan monitoring penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia.

Merujuk pada Keppres tersebut, susunan panitianya terdiri dari Pengarah, Ketua, Penanggung Jawab Bidang, Koordinator Harian, dan Sekretariat, yaitu:

  1. Pengarah Panitia Nasional terdiri dari Presiden dan Wapres RI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  2. Ketua Bidang Sherpa Track yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Ketua I) dan Menteri Luar Negeri (Ketua II)
  3. Ketua Bidang Finance Track yaitu Menteri Keuangan (Ketua I) dan Gubernur Bank Indonesia (Ketua II)
  4. Ketua Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
  5. Penanggung Jawab Bidang Logistik dan Infrastruktur diketuai oleh Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet duduk sebagai salah satu anggotanya.
  6. Penanggung Jawab Bidang Komunikasi dan Media diketuai oleh Menteri Komunikasi dan Informatika
  7. Penanggung Jawab Bidang Side Events diketuai oleh Menteri Perdagangan
  8. Penanggung Jawab Bidang Pengamanan diketuai oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia.

(izt/imk)