detikcom Do Your Magic

Before-After Pembongkaran Tembok yang Persempit Akses Warga di Serua

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 12:45 WIB
Masalah tembok yang persempit akses warga di Serua: Tuntas
Foto: Luthfy Syahban/detikcom
Jakarta -

Tiga warga di Kampung Bulak, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mempermasalahkan tembok yang dipasang oleh Perumahan Bukit Nusa Indah yang disebut mempersempit akses ke rumah mereka. Kini, akses jalan sudah diperlebar hingga bisa diakses oleh mobil.

Peristiwa itu sempat viral di media sosial. Dilihat detikcom pada Selasa (7/9) lalu, terdapat tembok setinggi kurang-lebih 2 meter. Tembok terbuat dari batako berdiri menghalangi rumah warga. Jika dilihat dari depan, tembok ini sekilas menghalangi jalan di tiga rumah perkampungan yang ada di lokasi.

Tembok di Kampung Bulak, Serua, Tangsel, 8 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)Tembok di Kampung Bulak, Serua, Tangsel, 8 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)

Saat menelusuri jalan menuju tiga rumah tersebut. Di ujung tembok, terdapat jalan setapak yang dibuat bagi pejalan kaki. Kendaraan roda dua juga bisa melewati jalan ini, namun medannya lebih sulit dan sempit.

Usut punya usut, ternyata tembok tersebut baru dibuat beberapa waktu sebelumnya. Padahal biasanya, akses menuju tiga rumah warga tersebut tidak sesempit setelah perumahan mendirikan tembok.

Mediasi antara warga Kampung Bulak dengan pengembang perumahan, oleh Lurah Serua, Cecep Iswadi. (Dok Kelurahan Serua)Mediasi antara warga Kampung Bulak dan pengembang perumahan oleh Lurah Serua, Cecep Iswadi. (Dok Kelurahan Serua) (Dok Kelurahan Serua)

Lurah Serua Cecep Iswadi menjadi penengah dengan membuat mediasi antara warga dengan pihak perumahan. Hasilnya, pada Sabtu (11/9) mediasi dilakukan dan menghasilkan kesepakatan. Pihak perumahan akan membongkar sebagian tembok dan memberikan akses yang layak untuk tiga warga tersebut.

Bagaimana perbandingan sebelum dan setelah atau before-after perobohan tembok yang mempersempit akses warga.

Kondisi Tembok

Before
Tembok setinggi sekitar dua meter dan sepanjang 30 meter berdiri dan mempersempit rumah warga. Tembok tersebut dibuat oleh pengembang perumahan untuk memagari area perumahannya.

Warga yang ada di belakang tembok hanya memiliki akses sempit. Akses tersebut hanya seukuran sepeda motor. Itu pun dianggap oleh salah seorang warga tidak layak.

"Saya nggak ada roda empat, motor lewat belakang aja. Kalau depan mau bagaimana? Susah, kan," kata Puji (51), saat dihubungi Rabu (8/9/2021).

Tembok setinggi 2 meter halangi akses rumah warga di TangselTembok setinggi 2 meter menghalangi akses rumah warga di Tangsel. (Rakha/detikcom)


After
Tembok kini dibuka oleh pihak perumahan. Lokasinya tepat berada di depan rumah Puji, dan Tamo. Lebar akses jalan yang di buka adalah 3 meter.

Tembok sudah disemen secara keseluruhan dan terlihat rapih. Tembok itu bisa dilalui oleh mobil pribadi milik salah satu warga.

Tembok perumahan yang semula persempit akses warga kampung Serua, kini sudah selesai dibongkar, 16 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Tembok perumahan yang semula persempit akses warga kampung Serua, kini sudah selesai dibongkar, 16 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Lebar Akses

Before

Sebelumnya, lebar akses menuju rumah warga hanya jalan setapak dengan lebar sekitar 1,5 meter. Lebar tersebut hanya bisa digunakan untuk pejalan kaki dan sepeda motor.

Lebar akses inilah yang dikeluhkan oleh tiga warga Jl Pelikan. Mereka meminta agar tembok tersebut dibongkar.

"Dirobohkan saja, karena menghalangi akses masuk. Buat apa juga tembok itu?" kata Puji, Rabu (8/9/2021).

Tembok di Kampung Bulak, Serua, Tangsel, 8 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)Tembok di Kampung Bulak, Serua, Tangsel, 8 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)

After

Setelah mediasi, pihak pengembang menyetujui untuk memperlebar akses jalan. Meskipun, tidak seluruh tembok tersebut dirobohkan.

Lebar akses yang untuk warga sekitar adalah tiga meter. Lebar tersebut cukup untuk dilalui oleh mobil.

"Alhamdulillah saya banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, artinya ada niat baik secara manusia, kita sudah bermediasi dengan pihak pengembang juga dengan warga setempat. Alhamdulillah, saya diberi kemudahan," kata Tarmo kepada wartawan di lokasi saat pembongkaran pertama dilakukan, Senin (13/9).

Tembok perumahan yang semula persempit akses warga kampung Serua, kini sudah selesai dibongkar, 16 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Tembok perumahan yang semula persempit akses warga kampung Serua, kini sudah selesai dibongkar, 16 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)
(aik/dnu)