detikcom Do Your Magic

Warga Kampung Bersyukur Tembok Perumahan Dibongkar: Terima Kasih Banyak

Faiz Iqbal Ma - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 17:15 WIB
Tembok perumahan antara Perumahan Bukit Nusa Indah dan permukiman warga Kampung Bulak, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangsel, dibongkar, 13 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)
Tarmo dan Pujiono (warga Kampung Bulak, Serua, Tangsel) bersyukur tembok perumahan yang mempersempit jalan ke rumah mereka dibongkar pada 13 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)
Tangsel -

Akhirnya tembok perumahan yang mempersempit jalan ke rumah warga Kampung Bulak dibongkar. Warga terdampak tembok itu, yakni Tarmo (51) dan Pujiono (49), menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berperan mencarikan solusi atas masalah mereka.

Tembok itu milik perumahan Bukit Nusa Indah dan dikeluhkan warga Kampung Bulak, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, lantaran mempersempit jalan menuju rumah. Tarmo mengaku sempat kebingungan jika tembok itu tidak segera dibongkar. Kini, jalannya sudah mulai lapang. Dia bersyukur solusi dapat dicapai.

"Alhamdulillah saya banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, artinya ada niat baik secara manusia, kita sudah bermediasi dengan pihak pengembang juga dengan warga setempat. Alhamdulillah, saya diberi kemudahan," kata Tarmo kepada wartawan di lokasi, Senin (13/9/2021).

Tembok perumahan antara Perumahan Bukit Nusa Indah dan permukiman warga Kampung Bulak, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangsel, dibongkar, 13 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Tembok perumahan antara Perumahan Bukit Nusa Indah dan permukiman warga Kampung Bulak, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangsel, dibongkar, 13 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Tarmo mengatakan hanya tiga rumah yang terkena dampak. Karena itu, tembok tersebut dirobohkan tepat di depan rumah dari tiga pemilik tersebut.

"Iya cuman tiga kepala keluarga (rumah) yang terdampak," ujar Tarmo.

Tarmo berharap warga di kampungnya diberi akses yang layak. Dia juga mengaku tidak mau menuntut banyak kepada pihak pengembang.

"Intinya saya kepada pihak pengembang, saya tidak menuntut banyak yang pasti saya diberikan akses yang layak saja," imbuh Tarmo.

Pujiono menjelaskan, mobil warga bisa melewati jalan depan rumahnya sebelum ada tembok perumahan ini. Maka, pembongkaran sebgagian tembok ini juga akan dilanjutkan sampai mobil bisa memungkinkan melintas seperti sedia kala. Saat ini, ada bagian bawah tembok yang masih menghalangi kendaraan untuk melintas, baik sepeda kayuh, sepeda motor, maupun mobil.

"Nanti bagian bawah akan dihilangkan. Nanti, ketinggian permukaannya bakal mendekati dengan halaman rumah kita (warga Kampung Bulak), biar kendaraan bisa lewat, kebetulan tetangga saya punya mobil dan selama dua tahun ini nggak bisa masuk sini," kata Puji.

Lurah Serua, Cecep Iswadi, menjelaskan bahwa pembongkaran ini dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak. Ini bukan pembongkaran paksa melainkan merupakan realisasi musyawarah pada Sabtu (11/9) kemarin. Proses pembongkaran akan dilanjut esok hari sampai tuntas.

"Ini kesepakatan kedua belah pihak, bukan pembongkaran paksa. Kami pihak kelurahan menjasi saksi. Berikutnya, pembongkaran pelan-pelan dilanjutkan sampai selesai," kata Cecep.

Lihat juga video 'Benteng yang Halangi Akses Jalan SD Tugu Tasik Dirobohkan':

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)