Round-Up

Curhat dan Harapan MC Wanita Dilarang Tampil Saat Acara Dihadiri Koster

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 09:55 WIB
Ilustrasi wanita memakai kaus.
Foto: Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios)
Denpasar -

Putu Dessy Fridayanthi, seorang master of ceremony (MC) wanita yang mengaku dilarang tampil di panggung saat acara dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya buka suara. Dessy yang sudah 23 tahun berkarir sebagai MC menyebut baru kali ini diperlakukan diskriminatif, hanya karena dirinya seorang wanita.

Perlakuan diskriminatif ini bermula saat Dessy dihubungi oleh pihak event organizer (EO) untuk menjadi MC acara kementerian di Kabupaten Badung, Bali pada Jumat 10 September 2021. Dessy lalu meminta dikirimkan susunan acara untuk mengetahui pejabat siapa saja yang akan datang di acara itu.

"Dan di sana tertulis, 'Menteri didampingi oleh Gubernur Bali'. Saya langsung tanyakan saat itu ke EO, mas ini Gubernur sudah ada konfirmasi akan hadir atau tidak Jawabannya, ya mbak, update terakhir katanya Gubernur akan hadir mendampingi Menteri," kata Dessy dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (16/9/2021).

Mengetahui acara kementerian itu akan dihadiri Koster, Dessy langsung meminta kejelasan kepada EO penanggung jawab acara. Sebab, Dessy sudah tahu jika acara dihadiri Koster maka MC wanita tidak boleh tampil.

"Karena pengalaman saya tiga tahun terakhir ini seperti itu. 'Coba mas tolong dikonfirmasi dulu ke protokol Gubernur atau ke client,' saya sampaikan begitu ke EO. EO menjawab, siap mbak," ujarnya.

Belum sampai mendapat kejelasan dari EO apakah dia bisa tampil saat acara dihadiri Koster, pada Kamis (9/9) malam sekitar pukul 19.45 Wita Dessy diminta oleh EO untuk tetap hadir dan menjadi MC acara pada Jumat (10/9) besok. Dessy diminta datang di lokasi acara pada pukul 10.00 Wita.

"Tentu saya tanya lagi, sudah disampaikan ke protokol Gubernur kalo MC-nya cewek mas? Jawaban EO, 'ini protokol Gubernur sedang rapat di dalam, sudah saya kasi susunan acara dan mereka sudah tau MC-nya mba Ecy. Gubernur hanya mendampingi Menteri mbak, tidak ada speech, hanya sebagai undangan,'" kata Dessy menirukan ucapan pihak EO tersebut.

Mendengar penjelasan EO, Dessy berfikir jika dirinya kini boleh tampil di acara kementerian tersebut karena Koster hadir sebagai pendamping menteri dan tidak memberikan sambutan.

"Mungkin karena Gubernur hanya sebagai undangan ya, makanya MC boleh cewek, gitu pikiran positif saya," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Stop Diskriminasi Pada Kaum Perempuan!:

[Gambas:Video 20detik]