detikcom Do Your Magic

Jembatan yang Jadi Biang Penumpukan Sampah di Kali Busa Kini Tambah Rusak

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Selasa, 14 Sep 2021 12:35 WIB
Jembatan di Kali Busa, Desa Satriamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, 14 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)
Jembatan di Kali Busa, Desa Satriamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, 14 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)
Bekasi -

Kondisi jembatan yang amblas diduga menjadi penyebab sampah menumpuk di Kali Busa, Bekasi. Kini, sampah yang menumpuk sudah diangkut dari Kali Busa, tapi kerusakan jembatan malah makin parah.

Pantauan detikcom di lokasi Kali Busa, Desa Satriamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (14/9/2021), jembatan itu tampak semakin rusak bila dibandingkan dengan hari sebelum Kali Busa dibersihkan memakai alat berat. Pembersihan kali dengan alat berat dilakukan pada 10 September.

detikcom membandingkan kondisi saat ini dengan kondisi pada 2 September 2021. Saat ini, keretakan di bagian kiri jembatan juga semakin besar.

Jembatan itu sebelumnya masih bisa dilintasi sepeda motor. Namun sekarang, warga setempat melarang kendaraan melintas di jembatan itu.

"Hati-hati, Mas, kalau motor lewat jembatan itu. Udah makin ambruk itu. Mending jangan lewat (pakai sepeda motor)," kata salah satu warga, Suritno, memperingatkan reporter detikcom.

Di bawah jembatan juga masih terlihat tumpukan sampah yang menutupi gerbang penimbunan sampah. Sebelumnya, amblesnya jembatan ini mengganjal sampah berupa kayu hanyut sehingga turut mengganjal aliran sampah di Kali Busa ini. Akibatnya, sampah menumpuk menjelang jembatan sebelum akhirnya diangkut ekskavator.

Jembatan di Kali Busa, Desa Satriamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, 14 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Jembatan di Kali Busa, Desa Satriamekar, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, 14 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Belum diketahui kapan jembatan itu akan diperbaiki. Namun yang pasti, pihak kecamatan akan memanggil pengembang perumahan yang bertanggung jawab atas jembatan tersebut.

"Nanti kita akan panggil pengembang ini untuk membenarkan sasaknya (jembatannya). Dirapikan, ditinggikan, agar air itu mengalir dengan deras," kata Camat Tambun Utara Najmuddin di lokasi, Jumat (10/9) lalu.

(dnu/dnu)