Round-Up

Wanti-wanti Aksi Balasan Usai Densus 88 Tangkap Dewan Syuro JI

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 22:01 WIB
Ilustrasi teroris (insert) (Luthfy Syahban/detikcom)
Ilustrasi terorisme (insert) (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta -

Aksi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial T alias AR di Bekasi, Jawa Barat, mendapat perhatian serius. Bukan tak mungkin ada aksi balasan atas penangkapan AR, yang ternyata adalah Dewan Syuro JI.

Jika sosok AR adalah Abu Rusydan, berarti penangkapan yang dilakukan Densus 88 merupakan penangkapan yang serius. Sebab Abu Rusydan adalah tokoh senior JI yang selama ini berkeliling Indonesia menjadi penceramah dan motivator agama.

"Kalau betul T alias AR yang ditangkap polisi adalah Abu Rusydan berarti itu penangkapan yang sangat serius. Ini figur yang sangat terkenal di kelompoknya, " ujar papar terorisme dari Universitas Indonesia (UI) Ridlwan Habib dalam keterangan tertulis, Minggu (12/9/2021).

Abu Rusydan adalah alumni pelatihan militer mujahidin Afghanistan angkatan ke-2 tahun 1990. AR disebut sempat berinteraksi langsung dengan Osama bin Laden.

"Abu Rusydan berlatih militer di Camp Sadda Pakistan dan sempat berinteraksi langsung dengan Osama bin Laden," sebut Ridlwan.

Setelah peristiwa Bom Bali 1 tahun 2002, Abu Rusydan ditangkap polisi dengan dakwaan menyembunyikan tersangka Mukhlas. AR kemudian menjadi populer di YouTube usai bebas.

"Setelah bebas, Abu Rusydan berdakwah keliling Indonesia dan sangat populer di YouTube. Hingga saat ini jika mencari keyword Abu Rusydan di YouTube ada banyak sekali dokumentasi ceramahnya. Salah satu yang cukup viral adalah ceramah Abu Rusydan soal Pancasila bukan Islam," sebut Ridlwan.

Penangkapan Abu Rusydan dikhawatirkan akan memicu aksi balasan dari pengikutnya. Aparat pun diminta memperkuat keamanan dan lebih waspada, sebab neo-JI masih dinilai berbahaya.

"Tokoh senior ini banyak murid online-nya yang dalam istilah kontra-terorisme disebut lone wolf," ujar Ridlwan.

"Kelompok neo-JI walaupun tidak pernah menyerang sejak 2009 tapi masih punya orang orang militan yang punya keahlian berbahaya," pungkasnya.

Baca jejak Abu Rusydan di halaman berikutnya.

Simak video 'Densus Amankan 3 Terduga Teroris Jaringan JI di Jakarta-Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]