Melihat Suasana Sekolah Tatap Muka di SDN 03 Palmerah Jakbar

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 08:47 WIB
Sekolah Tatap Muka di SDN 03 Palmerah Jakbar
Sekolah tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakbar (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa sekolah sudah diterapkan sejak awal pekan, salah satunya di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat. Para murid belajar dengan semangat di kelas.

Pantauan di lokasi, Jumat (3/9/2021), terlihat para siswa dan guru di sekolah itu menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan face shield. Di pintu gerbang juga terdapat pembagian jalur keluar dan masuk.

Siswa yang akan masuk ke area sekolah juga dicek suhunya terlebih dahulu. Setelah dicek suhu, siswa yang suhunya normal diberi stiker kecil atau penanda berwarna hijau.

Siswa yang hadir pun dibatasi, satu kelas hanya diisi 16 murid. Para murid dan guru tersebut juga terlihat menjaga jarak serta menggunakan masker. Kehadiran setiap tingkatan kelasnya dilakukan metode selang-seling guna menghindari kerumunan.

Kepala SDN 03 Palmerah Elly Herawati mengatakan para orang tua setuju dengan mekanisme yang dibuat sekolah mengenai sekolah tatap muka. Meski begitu, ada juga orang tua yang tidak setuju diberlakukannya sekolah tatap muka karena beberapa alasan.

"Alhamdulillah sih mekanismenya orang tuanya setuju, tapi ada juga orang tua yang nggak setuju. Cuma berapa orang ya, dua atau tiga gitu, karena waktu. Kan kelas IV ibunya kerja, yang satu ibunya lahiran nggak ada yang nganter, jadi dia ikut daring," kata Elly saat ditemui di lokasi, Jumat (3/9/2021).

Meski begitu, Elly mengatakan sekolah tatap muka selama ini aman dan tidak ada kendala. Murid-murid, kata Elly, juga merasa senang bisa kembali ke sekolah.

"Dia senang, anak-anak senang. Malah justru gini, 'Duh, alhamdulillah', karena kata ibunya kan mau masak harus ngajarin itu ada emosinya. Jadi dia (orang tua murid) juga cerita, 'Alhamdullillah, Bu, cepat tatap muka, deh'," katanya.

Terkait protokol kesehatan, Elly memastikan SDN 03 Palmerah selalu menerapkan protokol kesehatan ketat ke murid dan seluruh pekerja di sekolah. Sekolah juga membagikan jadwal masuk untuk murid guna menghindari kerumunan.

"Jadi cuma hari Senin, Rabu, dan Jumat. Untuk yang sekarang kan sama, itu kan sekarang semua kelas, kelas I dengan kelas IV, kelas II dengan kelas V, kelas VI dengan kelas III," ujarnya.

"Selang-seling, karena apa, jadi hari Jumat nih sekarang misalnya kelas III dengan kelas VI. Nah, nanti untuk hari berikutnya itu ada penyemprotan. Walaupun penyemprotan mandiri, jadi tetap kita sterilkanlah," tambah Elly.

Lihat juga video 'Boyolali Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Antusias':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/zap)