GoTix Gandeng POGI Sukses Selenggarakan Vaksinasi Bumil dan Busui

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 12:37 WIB
Vaksinasi Ibu Hamil
Foto: Istimewa
Jakarta -

Program vaksinasi COVID-19 kini mulai menjangkau semua kalangan, mulai usia 12-17 tahun, pengidap komorbid, lansia, hingga ibu hamil. Berdasarkan data Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), sebanyak 536 ibu hamil di Indonesia dinyatakan positif COVID-19 selama setahun terakhir.

Dari jumlah tersebut, 3% di antaranya meninggal dunia dan 9,5% masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Selain itu, 4,5% dari total jumlah ibu hamil yang terkonfirmasi positif membutuhkan perawatan di ICU. Hal ini juga yang membuat pemerintah memperluas cakupan vaksinasi untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Berbagai pihak pun membuka sentra vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil dan ibu menyusui untuk membantu pemerintah dalam mempercepat proses herd immunity di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan GoTix yang berkolaborasi dengan POGI yang menyelenggarakan sentra vaksinasi COVID-19 untuk ibu hamil dan ibu menyusui di RS St. Carolus Salemba, Jakarta.

GoTix menargetkan 5.000 penerima vaksinasi dari kalangan ibu hamil dan ibu menyusui dengan jenis vaksin Sinovac. Adapun vaksinasi ini telah digelar pada 23 hingga 28 Agustus 2021 dengan dukungan 30 nakes setiap harinya. Selain itu, GoTix menghadirkan rangkaian konten edukatif dan hiburan online bagi peserta vaksinasi pada saat menunggu giliran vaksinasi maupun saat observasi.

"Sejak beberapa bulan terakhir kami berupaya mendukung percepatan program vaksinasi nasional dengan membuka sejumlah sentra vaksinasi di Indonesia melalui LOKET dan GoTix. Untuk itu, pada hari ini kami membuka Sentra Vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan khusus bagi para bumil dan busui untuk meningkatkan #ProteksiEkstra bagi mereka dan juga buah hati mereka," ujar Head of GoTix Tubagus Utama dalam keterangan tertulis, Rabu (1/9/2021).

Diungkapkannya, inisiatif ini dapat terlaksana melalui kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan yang memiliki kesamaan misi dalam penanganan COVID-19, terutama menekan kasus pada pada bumil dan busui yang rentan terpapar COVID-19.

"Secara khusus kami mengapresiasi POGI yang turut mendukung dalam memberikan edukasi terkait pentingnya vaksinasi bagi bumil dan busui serta menyebarluaskan informasi mengenai sentra vaksinasi," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris POGI Cabang Jakarta, Dr. Ulul Albab, SpOG menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, semua jenis vaksinasi aman bagi ibu hamil dan dapat diberikan saat kehamilan sudah memasuki trimester kedua.

"Hingga saat ini, tidak ditemukan efek samping pada kehamilan, embrio, maupun perkembangan anak setelah ibu divaksinasi COVID-19 sehingga para ibu tidak perlu khawatir atau takut untuk menjalani vaksinasi," ujarnya.

Sebagai informasi, sebelumnya ekosistem Gojek juga telah melakukan berbagai inisiatif dalam upaya menekan penyebaran kasus COVID-19 serta mempercepat proses vaksinasi di Indonesia dengan memberikan sosialisasi berbagai konten edukasi melalui GoMed.

Lalu juga ada kuis kesiapan vaksinasi COVID-19 bagi pengguna aplikasi Gojek, dan penyelenggaraan vaksinasi berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan di berbagai kota yang menjangkau ekosistem Gojek meliputi mitra driver Gojek, mitra UMKM, serta pekerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Dr. M Fadjroel Rachman juga mengapresiasi inisiatif GoTix dalam sesi bincang-bincang InspirAksi di Instagram Live akun pribadinya bersama VP Creation and Partnership GoTix and Loket.com Edwina Tirta.

"Saya melihat bahwa GoTix telah aktif turut serta dalam melawan pandemi COVID-19 dengan menggelar berbagai sentra vaksinasi. Kolaborasi para pelaku industri kreatif seperti inilah yang kami harapkan, terutama saat melihat GoTix menggandeng komunitas (fans BTS) Senyum Army hingga disorot oleh Dirjen WHO," ujarnya dalam sesi InspirAksi tersebut.

"Kami turut bangga dan tentunya ingin melihat lebih banyak lagi kolaborasi baik dalam mendukung percepatan vaksinasi COVID-19 di Indonesia agar dapat segera bangkit dari masa pandemi ini," imbuhnya.

(ncm/ega)