detikcom Do Your Magic

Jembatan Gantung Mamasa: Dulu Rusak, Kini Hampir Selesai Diperbaiki

Abdy Febriadi - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 14:11 WIB
Jembatan Rusak di Mamasa
Jembatan gantung di Mamasa, Sulawesi Barat. (Abdy Febriady/detikcom)
Mamasa -

Jembatan gantung di Mamasa dulu sempat bikin prihatin publik nasional. Anak-anak sekolah harus bertaruh nyawa bergelantungan di jembatan yang rusak itu. Kini perbaikan terhadap jembatan ini sudah hampir selesai.

Jembatan gantung ini ada di Kecamatan Mambi, Mamasa, Sulawesi Barat. Jembatan ini digunakan warga Dusun Rantelelamun di Desa Pamoseang. Dusun Rantelamun dihuni sekitar 150 warga.

Kondisi jembatan sepanjang 45 meter dan selebar 1,5 meter ini pernah viral di media sosial pada 22 Juni 2021. Kondisi jembatan itu terlihat lewat video 2 menit 22 detik. Sejumlah pelajar perempuan bergelantungan pada seutas tali jembatan gantung yang sudah rusak. 10 meter di bawahnya, ada sungai lebar.

Jembatan Rusak di MamasaJembatan rusak di Mamasa (Abdy Febriady/detikcom)

Lantai jembatan gantung yang terbuat dari kayu, sebagian besar sudah tidak ada. Wujudnya lebih mirip rentangan tali ketimbang jembatan. Kondisi jembatan gantung itu bikin prihatin banyak orang yang menyaksikan video viral itu.

Demi mencari solusi, detikcom Do Your Magic mulai mengangkat permasalahan infrastruktur ini pada 24 Juni 2021. Warga setempat menjelaskan, jembatan dibangun pada 2013 dan rusak karena diterjang banjir pada akhir 2020. Jembatan rusak ini pernah bikin celaka warga.

"Pernah ada anak-anak jatuh di sini, gadis-gadis, sudah dua orang, pakai cadar satu, ada juga kemenakan satu," ungkap salah salah satu warga, Nurhikmah, kepada wartawan, setelah menyeberangi jembatan, saat itu.

13 Juli 2021, jembatan gantung ini mulai diperbaiki. Awalnya, biaya perbaikan jembatan gantung hendak diambilkan dari Dana Desa Pamoseang sebesar RP 11 juta, namun urung dilakukan. Bupati Mamasa Ramlan Badawi menginstruksikan BPBD Kabupaten Mamasa mengambil alih perbaikan jembatan dan menggunakan anggaran Rp 30 juta dari dana tanggap darurat Pemkab Mamasa.

Progres perbaikan jembatan gantung rusak di Mamasa, Sulbar. (dok. Istimewa)Progres perbaikan jembatan gantung rusak di Mamasa, Sulbar. (dok. Istimewa)

Kepala BPBD Mamasa Labora Tandipuang menjelaskan proses perbaikan jembatan gantung itu juga mendapat dukungan dari Haji Kalla Group. Oleh karena itu, sebagian dari dana sebesar Rp 30 juta, yang telah dialokasikan Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk perbaikan jembatan tersebut, dialihkan ke tempat lain.

Kabar terbaru, Senin (30/8) kemarin, pembangunan jembatan gantung di Mamasa itu hampir rampung. Jembatan sudah bisa dilalui. Pekerja masih membenahi sisa bagian jembatan yang belum aman betul.

Jembatan Gantung di Mamasa (dok.istimewa)Jembatan Gantung di Mamasa (dok.istimewa)

"Kemungkinan besarnya minggu depan sudah bisa dilewati dengan baik. Bahkan sekarang sudah bisa dilewati, " ujar Labora kepada wartawan, Senin (30/8).

(dnu/nvl)