detikcom Do Your Magic

Perbaikan Jembatan Tempat Pelajar Bergantung di Mamasa Segera Rampung

Abdy Febriady - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 19:50 WIB
Progres perbaikan jembatan gantung rusak di Mamasa, Sulbar. (dok. Istimewa)
Progres perbaikan jembatan gantung rusak di Mamasa, Sulbar. (Dok. Istimewa)
Mamasa -

Perbaikan jembatan gantung viral di Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, terus dilakukan. Kini jembatan tempat pelajar bergantung tersebut segera rampung.

Kendati sempat terhambat kondisi cuaca dan lokasi jembatan yang sulit terjangkau, Kepala BPBD Mamasa Labora Tandipuang memastikan progres perbaikan jembatan sudah mencapai 95 persen.

"Hanya faktor alam, cuaca, dan keterjangkauan lokasi, jadi sedikit terhambat karena itu. Tetapi tidak menjadi persoalan yang sangat besar, tetap dilanjutkan pekerjaan dan Alhamdulillah sudah rampung 95 persen," ujar Kepala BPBD Mamasa Labora Tandipuang, kepada wartawan, Rabu (18/08/21).

Menurut Labora, proses perbaikan jembatan gantung itu mendapat dukungan dari Kalla Group. Kendati demikian, Labora mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran yang dialokasikan Kalla Group untuk membantu perbaikan jembatan gantung itu.

"Dari Haji Kalla kami tidak mendapat konfirmasi masalah anggaran, itu hak sepenuhnya Haji Kalla. Saya sudah berkomunikasi, mereka mengaku akan semakin memperbaiki jembatan tersebut, sampai dapat dipergunakan dengan baik, " terangnya.

Jembatan Rusak di MamasaJembatan rusak di Mamasa. (Abdy Febriady/detikcom)

Oleh karena itu, sebagian dari dana sebesar Rp 30 juta, yang telah dialokasikan Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk perbaikan jembatan tersebut, dialihkan ke tempat lain.

"Sebagian, bahwa yang pertama kita sudah masuk duluan, tetapi karena ada perhatian dati Kalla Group, Bapak Bupati sangat mengapresiasi itu. Jadi sebagian material ditambahkan lagi oleh Haji Kalla, dan sebagian material kita, dipindahkan, karena kebetulan ada tetangga jembatan berdekatan, kita pindahkan di situ, supaya satu kali kita berjalan, ada dua jembatan yang dikerjakan," ungkap Labora.

Tim dari BPBD Mamasa akan segera turun ke lokasi, untuk memastikan progres perbaikan jembatan. "Besok akan ada Tim BPBD yang turun lagi memastikan, bahwa kerja sama itu berjalan dengan baik. Apa-apa saja yang dia tambah, karena sebenarnya kita sudah kerjakan agar berfungsi dengan baik, tetapi ada tawaran dari Haji Kalla dalam hal ini, kita welcome, kenapa tidak ada kalau ada bantuan seperti itu," pungkas Labora.

Sebelumnya diberitakan, jembatan gantung sepanjang 45 meter dengan lebar 1,5 meter di Desa Pamoseang rusak parah setelah diterjang banjir. Kondisi tersebut membuat seluruh lantai dan sejumlah ring pengaman kedua sisi jembatan hilang terbawa banjir.

Keberadaan jembatan ini viral di media sosial, setelah terekam kamera, dilalui sejumlah warga dengan cara bergelantungan pada kawat baja jembatan, yang terhubung pada kedua sisi sungai.

(isa/isa)