Wagub DKI: BOR Isolasi RS COVID Turun Jadi 17 Persen, Ini Pertanda Baik

Tiara Aliya - detikNews
Minggu, 29 Agu 2021 14:13 WIB
Jakarta Zona Hijau Corona Kata Wagub, Ini Data Corona Terbaru
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melaporkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan COVID-19 di Ibu Kota semakin menurun. Saat ini, keterisian tempat tidur isolasi di RS COVID-19 DKI tinggal 17 persen.

"Angka BOR isolasi turun jadi 17 persen dan ICU turun menjadi 30 persen, ini menjadi satu pertanda yang baik atas kerja sama semua pihak," kata Riza di Kelurahan Rawasari, Jakarta Pusat, Minggu (29/8/2021).

Dalam kesempatan ini, Riza turut melaporkan capaian program vaksinasi COVID-19 di Jakarta. Sejauh ini, sebanyak 9,6 juta orang di DKI telah disuntik dosis pertama vaksin dan 5,5 juta dosis kedua.

"Alhamdulillah totalnya sudah mencapai 15,1 juta vaksin di DKI Jakarta," ujarnya.

Di sisi lain, Riza menyampaikan masih ada beberapa kelurahan di Jakarta yang angka vaksinasinya di bawah 60 persen. Untuk itu, dia meminta inisiatif warga agar mau mendaftar dan disuntik vaksin Corona.

"Semua yang belum mencapai target akan dikejar. Kami minta semua jajaran mulai dari Pak wali kota, camat, lurah, RT, RW mendorong warga Jakarta yang belum divaksin segara mendaftarkan melalui aplikasi JAKI. Datang ke sentra vaksinasi yang ada di puskesmas kelurahan dan kecamatan," imbuhnya.

Sebelumnya pada Kamis (26/8/2021), Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan COVID-19 di Ibu Kota semakin melandai, yakni di angka 19 persen. Dinkes DKI meminta rumah sakit tetap bersiaga jika sewaktu-waktu kasus Corona kembali melonjak.

"Saat ini keterpakaian isolasi sudah 19 persen. Alhamdulillah kita sudah mulai melandai walaupun tetap waspada. Rumah Sakit tetap harus menyiapkan ruang COVID-nya bila sewaktu-waktu terjadi kenaikan kasus segera switch ke arah COVID lagi," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Weningtyas Purnomorini dalam diskusi virtual, Kamis (26/8/2021).

(mae/mae)