Anies: BOR 22 Persen, Sepertiganya Diisi Warga Luar Jakarta

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 17:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan Polda Metro Jaya untuk klarifikasi soal kerumunan di acara Habib Rizieq Shihab, Selasa (17/11/2020).
Gubernur DKI, Anies Baswedan (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jakarta resmi turun dari level 4 menjadi level 3. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyampaikan ada penurunan keterisian tempat tidur di RS rujukan COVID-19 di wilayah DKI.

"Itu sudah ada ukurannya kan, misalnya bed occupancy rate-nya. Misalnya tentang mobilitas, tentang kasus baru. Jadi sudah ada kriterianya dan dari situ bisa kita lihat dengan objektif," kata Anies di Ruang Pola Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (25/8/2021).

Anies kemudian menjelaskan keterisian tempat tidur isolasi di Jakarta kini sebesar 22 persen. Dia mengklaim angka ini terus menurun.

"Teman-teman bisa lihat bahwa pergerakan bed occupancy rate di Jakarta memang sudah makin rendah. Apalagi kalau bicara penduduk Jakarta lebih rendah lagi," ujarnya.

Bahkan, Anies menyebut sepertiga pasien COVID-19 yang dirawat di RS rujukan Jakarta diisi oleh warga non-DKI.

"Kalau BOR Jakarta 22 persen dan seperempat sampai sepertiga dari yang dirawat di Jakarta adalah warga luar Jakarta. Jadi warga Jakarta nya sendiri sudah di bawah 22 persen," tutur Anies.

Merujuk pada corona.jakarta.go.id, kasus aktif Corona yang tercatat di DKI per kemarin berada di angka 8.124. Angka ini terus turun sejak 11 Agustus lalu, yang kala itu angka kasus aktif masih 11.101. Berikut ini grafiknya:

11 Agustus: 11.101 kasus
12 Agustus: 9.881 kasus
13 Agustus: 9.453 kasus
14 Agustus: 9.563 kasus
15 Agustus: 9.656 kasus
16 Agustus: 9.205 kasus
17 Agustus: 8.916 kasus
18 Agustus: 9.035 kasus
19 Agustus: 8.798 kasus
20 Agustus: 8.808 kasus
21 Agustus: 8.764 kasus
22 Agustus: 8.531 kasus
23 Agustus: 8.265 kasus
24 Agustus: 8.124 kasus

Sementara itu, untuk kasus harian positif di Jakarta, sejak dua hari kemarin sudah berada di bawah 500. Pada 23 Agustus, kasus positif Corona bertambah 485, kemudian pada 24 Agustus bertambah 484 kasus.

(zap/idn)