Polda Metro Larang Nobar Liga 1: Tak Boleh Ada Kerumunan

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 16:23 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pertandingan perdana kompetisi sepakbola Liga 1 bakal digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, besok. Polda Metro Jaya menegaskan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Liga 1 di Jakarta dilarang.

"Tidak ada nobar kan. Jangan berandai-andai, nggak ada kerumunan, tidak boleh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Menurut Yusri, izin pertandingan Liga 1 harus disikapi bijak oleh para suporter. Dia berharap para suporter tidak euforia berlebihan dan mengabaikan protokol kesehatan.

"Saya bilang jangan bereuforia nanti mengganggu kesebelasan sendiri. Kan ada aturan yang sudah diatur PSSI dan Kemenpora pada kesebelasan-kesebelasannya," terang Yusri.

"(Kami) yakin para pendukung pasti bakal mengerti," katanya.

Untuk pengamanan pertandingan Liga 1 di GBK besok, total ada 341 personel keamanan yang diturunkan polisi. Selain itu, polisi memastikan tidak ada suporter kedua tim yang bertanding diizinkan masuk ke stadion.

Area dalam stadion hanya diizinkan untuk para pemain dan ofisial tim yang bertanding. Yusri menyebut pihak yang diizinkan masuk ke stadion pun harus telah mengantongi izin terkait protokol kesehatan.

"Dengan persyaratan semuanya sudah harus divaksin (dosis) kedua dan sudah di-swab antigen. Sehingga kita akan siapkan keamanan," tutur Yusri.

Selain itu, Yusri menambahkan, pada pertandingan yang digelar di GBK besok, pihaknya memastikan tidak ada penutupan jalan.

"Kalau ada yang menanyakan apakah akan ada penutupan jalan? Tidak ada karena tidak ada penonton. Harapan kami tolong semuanya suporternya bisa lebih mengerti tidak menjadikan satu euforia yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat karena ini masa pandemi COVID," pungkas Yusri.

(ygs/mea)