Polda Metro Kerahkan 341 Personel Amankan Liga 1 di GBK Besok

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 16:04 WIB
Kawasan Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta, ramai dikunjungi warga di hari Minggu. Kebanyakan warga datang ke GBK untuk berolahraga. Berikut potretnya.
Stadion GBK, Senayan, Jakarta Pusat (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pertandingan perdana kompetisi Liga 1 bakal digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, besok. Ratusan personel keamanan telah disiapkan aparat kepolisian.

"Di Jakarta besok akan dilakukan (pertandingan Liga 1). Ada 341 personel yang kita turunkan untuk pengamanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Yusri menyebut gelaran kompetisi di Liga 1 berlangsung dengan protokol kesehatan ketat. Tidak ada suporter dari dua tim yang bertanding diizinkan datang ke stadion.

"Penonton ditiadakan, jadi penonton sama sekali tidak ada (di stadion). Yang ada hanya pemain dan ofisial tim," ungkap Yusri.

Pemain-Ofisial Harus Sudah Vaksinasi

Dalam satu kali pertandingan, total hanya ada 291 orang dari pemain dan ofisial dua tim yang bertanding diizinkan masuk ke stadion. Selain itu, kepada pihak yang diizinkan masuk tersebut pun harus telah mengantongi sejumlah syarat terkait anjuran protokol kesehatan.

"Dengan persyaratan semuanya sudah harus divaksinasi (dosis) kedua dan sudah di-swab antigen, sehingga kita akan siapkan keamanan," tutur Yusri.

Selain itu, Yusri menambahkan, pada pertandingan yang digelar di GBK besok hari, pihaknya memastikan tidak ada penutupan jalan yang bakal dilakukan.

"Kalau ada yang menanyakan apakah akan ada penutupan jalan, tidak ada, karena tidak ada penonton. Harapan kami, tolong semuanya suporternya bisa lebih mengerti. Tidak menjadikan satu euforia yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat karena ini masa pandemi COVID," jelas Yusri.

Untuk diketahui, Liga 1 dan Liga 2 2021 resmi diizinkan bergulir kembali oleh Polri.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan kompetisi liga di Indonesia diperbolehkan digelar setelah dilakukan sejumlah asesmen dan evaluasi.

"Mendasari dengan hasil asesmen dan evaluasi terhadap PPKM, kami sepakat untuk berikan persetujuan terkait dengan perizinan untuk dilaksanakan penyelenggaraan Liga 1 maupun Liga 2," ujar Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (23/8).

Hanya, kata Sigit, kompetisi sepakbola itu harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Salah satunya, setiap pertandingan dilaksanakan tanpa penonton.

"Namun tentunya tetap harus melaksanakan prokes yang ketat. Oleh karena itu, kita sepakat dan ini sudah disetujui oleh PSSI, para pemilik klub, Liga 1, Liga 2, tadi juga kami minta disepakati juga untuk rekan-rekan pemimpin suporter bola untuk penyelenggaraan kali ini kita kawal dilaksanakan tanpa penonton," tuturnya.

(ygs/mea)