detikcom Do Your Magic

Truk Terbengkalai-Tumbuh Pohon Pisang Dievakuasi, Polisi: Berat!

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 14:17 WIB
Truk mogok ditumbuhi pohon pisang tak lagi ada di pinggir Jl Raya Legok-Karawaci, Kabupaten Tangerang, 20 Agustus 2021. (Dok Istimewa)
Truk mogok ditumbuhi pohon pisang tak lagi ada di pinggir Jl Raya Legok-Karawaci, Kabupaten Tangerang, 20 Agustus 2021. (Dok Istimewa)
Tangerang -

Truk terbengkalai di pinggir Jl Raya Legok-Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kini sudah berhasil dievakuasi. Kendati begitu, polisi mengaku sempat mengalami kesulitan saat memindahkan truk itu.

"Sudah diangkut, sudah dievakuasi Polres, sudah bersih di lokasi," ucap Kanit Lantas Polsek Kelapa Dua Iptu Eko Maryadi saat dihubungi detikcom, Jumat (20/8/2021).

Truk itu terlalu lama terbengkalai terparkir di pinggir jalan, sampai-sampai ada pohon pisang tumbuh di bak truk itu. Proses evakuasi truk dilakukan polisi pada Kamis (19/8) tadi malam. Polisi sempat mengalami kesulitan saat proses evakuasi. Soalnya, bak truk tersebut penuh muatan.

"Karena muatan isinya tanah, dan isinya banyak banget. Berat banget itu, luar biasa itu. Kita udah koordinasi sama Polres," kata Eko.

Kini, truk itu sudah diderek ke Markas Polres Tangerang Selatan. Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sebuah truk terbengkalai terparkir di pinggir Jl Raya Legok, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Bahkan, saking lamanya, truk tersebut ditumbuhi rumput liar dan pohon pisang di bagian belakangnya.

Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)

Warga sekitar merasa terganggu oleh keberadaan truk itu. Salah satunya Maman (54). Dia mengatakan truk tersebut diduga berisi muatan tanah merah. Rumput liar dan pohon pisang tumbuh di bagian belakang truk saking lamanya terbengkalai.

"Dari sebelum bulan puasa. Pemiliknya saya nggak tahu," kata Maman, Kamis (19/8) kemarin.

Warga lainnya, Herli (25), mengeluhkan hal serupa. Soalnya, tempat jual-beli mobil tempat dia bekerja terhalang oleh truk tersebut.

"Mengganggu sekali, konsumen yang mau ke sini kelewat," ujar Herli.

(dnu/dnu)