detikcom Do Your Magic

Viral! Truk Terbengkalai di Tangerang hingga Tumbuh Pohon Pisang

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 20:57 WIB
Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Tangerang -

Video viral di media sosial memperlihatkan sebuah truk terbengkalai terparkir di pinggir Jl Raya Legok, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Bahkan, saking lamanya truk tersebut parkir, bagian belakang truk sampai ditumbuhi pohon pisang.

Dalam video tersebut, seorang pria mengeluhkan soal adanya truk tersebut. Dirinya mengatakan truk tersebut sudah terbengkalai sejak dua bulan lalu.

"Nih truk ini sudah ada sekitar dua bulanan sampai tumbuh rumput. Jl Raya Legok," ujar pria dalam video yang dilihat detikcom, Kamis (19/8/2021).

Warga sekitar bernama Maman (54) mengatakan truk tersebut diduga berisi muatan tanah merah. Rumput liar dan pohon pisang tumbuh di bagian belakang truk akibat terlalu lama terbengkalai.

"Mungkin bisa lihat ya itu ada pohon pisang dan rumput-rumput saking lamanya. Ya jadi nunggu buahnya saja," ujar Maman saat ditemui detikcom di kediamannya.

Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)

Maman menyebut truk tersebut mulanya dapat beroperasi secara normal. Namun, karena mesinnya mengalami kerusakan, truk tersebut kini terbengkalai di depan rumahnya.

"Yang saya lihat sih, tadinya jalan, mungkin mati tiba-tiba mesinnya, terus dia parkir di sini. Sudah lama juga sih, sudah kurang-lebih dua bulan, karena sudah lama bener," ucap Maman.

Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)Truk terbengkalai ditumbuhi pohon pisang, 19 Agustus 2021. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)

Dirinya mengatakan mekanik truk sempat melakukan pengecekan kondisi truk tersebut. Tetapi hingga saat ini truk tersebut masih terbengkalai.

"Dibetulin sih dibetulin, tapi sepertinya ada yang perlu diganti, belum diganti kemungkinan," tutur Maman.

(dnu/dnu)