Pembunuhan di Kolong Tol Bekasi, Korban Sempat Berontak dan Coba Lari

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 20:31 WIB
Prarekonstruksi pembunuhan wanita yang jasadnya dikubur di kolong Tol Jatikarya, Bekasi. Prarekonstruksi digelar Jumat (13/8) sore, disaksikan keluarga korban. (Rakha/detikcom)
Rekonstruksi pembunuhan wanita yang jasadnya dikubur di kolong Tol Jatikarya, Bekasi (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan RSJ (33), wanita terapis bekam yang jasadnya terkubur di kolong Tol Jatikarya, Jatisampurna, Bekasi. Detik-detik pembunuhan itu tergambar dalam 12 adegan rekonstruksi.

Diawali ketika RSJ dan tersangka Muhammad Al Rasyid berboncengan sepulang dari Bogor pada Kamis (5/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Semula, tersangka mengajak korban menginap, mengingat hari sudah gelap dan alasannya lelah.

"Dalam perjalanan sekira pukul 10 malam, tersangka mengeluh capek dan lelah. Tersangka lalu meminta izin kepada korban untuk menginap. Namun korban menjadi marah dan sempat memukul kepala tersangka sekali sambil berkata 'ngaco kamu, aku sudah punya calon'," kata Panit Resmob Polda Metro Jaya AKP Reza kepada wartawan di lokasi rekonstruksi, Jumat (13/8/2021).

Di tengah perjalanan, tiba-tiba tersangka berhenti di lokasi dengan alasan hendak buang air kecil. Pengakuan tersangka ke polisi, korban memakinya hingga membuatnya kesal, lalu memukul korban.

Korban Mencoba Melarikan Diri

Selanjutnya, korban mencoba melarikan diri. Sayangnya, pelaku menariknya.

"Di adegan ke-13 korban sempat berteriak meminta tolong. Kemudian di adegan ke-14, korban mencoba melarikan diri, namun ditarik tersangka yang kemudian memukul di bagian punggungnya," jelasnya.

Korban terjatuh, lalu pelaku mencekik korban hingga tewas. Setelah itu, pelaku mengubur korban di gundukan pasir.

Setelah melancarkan aksinya dan merasa korban sudah tidak bernyawa, tersangka pun pulang dengan menggunakan sepeda motornya. Barang-barang milik korban, seperti tas, ponsel, dan alat bekam, turut dibawa tersangka.

"Setelah dirasa korban tidak terlihat, kemudian tersangka pulang ke rumah dengan membawa motor dan membawa barang milik berupa, tas korban dan handphone korban, alat bekam," jelas Reza.

Tersangka ditangkap pada 10 Agustus di rumahnya. Tersangka ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Handik Zusen, Kompol Ressa F Marasabessy, AKP Reza Pahlefi, dan Iptu Roy Rolando Andarek.

Simak video 'Rekonstruksi Pembunuhan Terapis di Bekasi: Korban Dipukul-Dicekik':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)