Pesan Firli Bahuri ke Pegawai KPK yang Ikut Diklat Bela Negara

Azhar Bagas - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 17:56 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri saat isi materi Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan
Ketua KPK Firli Bahuri saat isi materi Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Ketua KPK Firli Bahuri menjadi pemateri dalam diklat bela negara dan wawasan kebangsaan bagi pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Firli memberikan materi muatan lokal (mulok) tentang peran KPK dalam mewujudkan Indonesia bebas korupsi.

Acara ini digelar di Universitas Pertahanan RI (Unhan), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (4/8/2021) dengan dihadiri 17 peserta diklat secara langsung dan 1 peserta mengikuti secara daring. Dia meminta seluruh peserta tetap bersungguh-sungguh mengikuti diklat.

"Apresiasi saya kepada semua peserta yang mengikuti diklat ini, sebab melalui rangkaian pendidikan ini rekan-rekan diharapkan menjadi pelopor bela negara dan kesadaran wawasan kebangsaan saat mengabdi di KPK. Pegawai KPK menjadi ASN pun tidak akan mengurangi independensi pemberantasan korupsi, karena dalam melaksanakan tugas dan kewenangan semua insan KPK tidak boleh terpengaruh kepada kekuasaan eksekutif, legislatif dan yudikatif," kata Firli, dalam keterangan tertulisnya.

Kondisi seluruh peserta diklat dalam keadaan sehat dan disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran dan pengawasan panitia penyelenggara. Salah satu peserta memberikan tanggapan dan menyarankan agar seluruh pegawai KPK mengikuti diklat tersebut.

"Saya menyampaikan permohonan agar diklat bela negara dan wawasan kebangsaan harus diikuti oleh semua pegawai KPK lainnya. Jangan kami-kami saja yang memahami, sebab materi-materinya sangat bagus untuk membuka dan menambah wawasan," ujar salah satu peserta diklat.

Firli membalas keinginan dari peserta diklat dengan doa dan harapan. Dia berharap agar semua manfaat yang diterima peserta dari diklat bisa secara utuh dibawa pulang dan berpengaruh dalam bekerja di lingkungan KPK.

"Seluruh insan KPK, diberikan mandat dari rakyat dan mendapat perintah untuk melakukan pemberantasan korupsi. Anggaplah KPK lahan pengabdian yang luas, sehingga sikap berani bela negara dan wawasan kebangsaan ini bisa jadi pintu gerbang pemberantasan korupsi yang sampai mencabut keakar-akarnya. Menyoal pendidikan untuk pegawai KPK, ke depan kesempatan-kesempatan tersebut terbuka lebar tidak hanya dalam bentuk diklat," ucap Firli.

Diklat bela negara ini akan digelar hingga 20 Agustus 2021 oleh seluruh peserta. Firli pun terus memberikan semangat para peserta dan menyampaikan bahwa menjadi bagian dari pemberantasan korupsi merupakan salah satu wujud mengabdi kepada negara.

"Rekan-rekan, mari semangat berkarya untuk bangsa melalui pemberantasan korupsi, sebagai salah satu wujud mengabdi untuk negeri. Raihlah kemenangan dan jadilah pemenang yang sesungguhnya, kalau mau jadi pemenang maka jangan pernah menyerah, karena pemenang tidak pernah menyerah," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Dian Novianti. Ada juga perwakilan penyelenggara diklat dari Unhan RI, Mayjen TNI Teguh Mudji Angkasa dan Letjen TNI Purnawirawan Yudhi Swastanto.

(fas/fas)