Mendagri Turun Tangan demi Cegah Wacana Lockdown di Papua Terjadi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 21:01 WIB

Mendagri Telepon Lukas Enembe

Mendagri Tito Karnavian mengaku sudah berkomunikasi dengan Lukas Enembe terkait wacana lockdown Papua. Tito mengaku menegaskan ke Lukas Enembe bahwa Indonesia tidak menggunakan istilah 'lockdown'.

"Saya sudah melakukan komunikasi dengan Gubernur Papua tadi pagi," kata Tito dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Setpres, Senin (26/7).

"Saya sudah komunikasikan dengan Pak Gubernur jadi kita gunakan istilah PPKM level 4, level 3, bukan istilah lockdown. Lockdown nanti masyarakat jadi bingung. Belum belum tentu masyarakat juga memahami arti lockdown. Kalau PPKM level 4, 3, 2 sektor itu secara rinci, rigid sekali bentuk-bentuk kegiatan apa saja sektor kegiatannya yang dibatasi," imbuh dia.

Tito juga mengaku sudah meminta Lukas Enembe segera menindaklanjuti kebijakan PPKM dengan menggelar rapat bersama Forkopimda. Tito berharap penerapan PPKM di Papua ini nantinya bisa menekan laju penyebaran virus Corona di sana.

"Saya sudah minta Pak Gubernur rapat Forkopimda hari ini menindaklanjuti ini berlaku sampai dengan tanggal 2 Agustus. Nanti kita evaluasi lagi. Kita berharap terjadi penurunan kasus di Papua seperti harapan Bapak Gubernur dan masyarakat di sana, kemudian BOR-nya juga makin menurun," ungkap Tito.

Lebih lanjut, Tito memaparkan, dalam Instruksi Mendagri No 25 Tahun 2021, ada 3 daerah di Papua yang masuk level 4. Tiga daerah itu adalah Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Kemudian, sejumlah daerah di Papua, seperti Kabupaten Jayapura, juga masuk PPKM level 3.

"Kalau memang belum (terjadi penurunan pasca-PPKM Level 4) ya kita akan masuk level 4 lagi nanti untuk yang berikutnya, untuk beberapa wilayah di Papua nanti, Kota Jayapura, Mimika, Merauke. Tapi seandainya indikatornya baik tentu kita bisa turunkan levelnya nantinya," kata dia.


(knv/dwia)