PPP dan PKS Kompak Puji Keputusan Ari Kuncoro Mundur dari BRI

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 05:58 WIB
Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro (YouTube BNPB)
Foto: Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro (YouTube BNPB)
Jakarta -

Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro kini mundur dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama BRI. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan polemik kasus rangkap jabatan telah selesai.

"Patut diapresiasi karena sikap tersebut menunjukkan bahwa beliau masih memerhatikan suara nurani publik dan taat pada ketentuan. Maka dengan mundurnya beliau polemik rangkap jabatan di kasus ini selesai," ujar Baidowi saat dihubungi, Kamis (22/7/2021).

Baidowi mengatakan, seluruh pihak baiknya bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Terlebih dia mengingatkan agar tidak menyiasati aturan untuk kepentingan tertentu.

"Sebaiknya kita bekerja sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak ada upaya untuk menyiasati dengan aturan untuk kepentingan tertentu," tuturnya.

"Sebenarnya rangkap jabatan tidak ada masalah asalkan tidak melanggar ketentuan perundang-undangan. Yang masalah adalah yang memang dilarang UU, tapi dilanggar. Aspek kualifikasi penting dikedepankan," sambungnya.

Terkait masih adanya rektor yang saat ini rangkap jabatan, Baidowi mengatakan hal ini tergantung pada masing-masing statuta. Akan tetapi dia menilai rektor sebaiknya tetap berada pada dunia akademik.

"Di statuta mereka bagaimana? Sebaiknya memang rektor kembali ke habitat akademik. Yang menjunjung tinggi intelektualitas dan nilai-nilai etis," ujarnya.

Sementara Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai keputusan Ari Kuncoro tepat. Menurut Mardani, kasus rangkap jabatan Ari kuncoro menjadi pelajaran perlunya mengedepankan etika.

"Bagus bagi rektor hingga dapat full mengurus UI. Ini mesti jadi pelajaran perlunya etika dipegang erat oleh para pemangku kepentingan. Di masa pandemi mari kita semua menyehatkan ruang publik dengan logika dan etika yang kokoh," ujar Mardani, Kamis (22/7).

Mardani menegaskan mundurnya Ari Kuncoro tetap tidak mengubah PP yang menganulir larangan Rektor UI rangkap jabatan. Anggota Komisi II DPR itu menilai PP yang memperbolehkan Rektor UI rangkap jabatan tetap salah.

"Mundurnya rektor setelah keluarnya PP tidak mengubah PP yang mengalunir Statuta UI tetap salah," terang Mardani.

"Semua rektor hendaknya mengedepankan etika dengan fokus mengurus kampusnya. Pemerintah juga bisa menginisiasi salary yang mencukupi bagi para rektor, karena memang berat dan mulia tugasnya," imbuhnya.

Simak Video: Rektor UI Ari Kuncoro Mundur dari Komisaris BRI

[Gambas:Video 20detik]