Kasus ABG Tewas Ditabrak Truk Saat Buat Konten di Bekasi Naik ke Penyidikan

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 14:19 WIB
Close-up of a hand holding a mobile phone. Pieces of glass on the street
IIustrasi korban kecelakaan (Foto: iStock)
Jakarta -

Polisi telah melakukan gelar perkara terkait kasus sopir truk menabrak ABG berinisial FA saat membuat konten 'challenge malaikat maut' di Cikarang Utara, Bekasi. Polisi menaikkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

"Hasil gelar perkaranya kasus naik sidik (penyidikan). Di situ memang sopir itu cukup bukti melakukan pelanggaran di Pasal 311 dan 312 (UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan)," kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono saat dihubungi, Sabtu (17/7/2021).

Bukti pelanggaran itu merujuk pada sejumlah bukti yang telah dikumpulkan polisi. Bukti-bukti itu meliputi rekaman video hingga olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam analisis bukti-bukti yang ada, polisi menyimpulkan sopir truk tidak punya iktikad dalam menghentikan kendaraannya. Padahal, dari proses olah TKP yang telah dilakukan, sopir truk tersebut masih memiliki kesempatan untuk melakukan pengereman agar peristiwa nahas itu tidak terjadi.

"Dari olah TKP, jarak antara pandangan si pengemudi dan pelaku penghadangan cukup jarak. Artinya, ada jarak 36 meter sebetulnya. Kalau ngerem, masih bisa berhenti. Tapi kan dari analisis video tidak ada tanda-tanda pengereman," ucap Argo.

"Mobil itu jalan gitu aja kan. Jadi tidak ada berusaha hindar ke kanan atau kiri, tidak ada usaha untuk mengerem, dan tidak dalam kondisi gelap, hujan, kabut. Jadi keyakinan penyidik bisa ditingkatkan ke tingkat penyidikan statusnya," tambahnya.

Namun polisi belum menetapkan status tersangka pada sopir tersebut. Pasalnya, identitas sopir hingga kini belum diketahui.

"Karena orangnya kita belum tahu, kita belum bisa menetapkan tersangka. Jadi kita nggak tahu siapa yang mau ditetapkan tersangka," ujar Argo.

Hingga saat ini polisi masih mencari identitas detail sopir truk. Polisi menyebut identitas truk itu berpelat kendaraan asal Karawang.

"Kita kerja sama dengan Dinas Dukcapil dari Karawang supaya bisa mengenali karena dari tangkapan layar e-TLE mukanya itu kelihatan ya. Cuma tidak semudah itu, masih harus proses penyamaan datanya," jelasnya.

"Dari nomor (pelat kendaraan) juga tengahnya ada, tapi yang di belakang nggak terlihat semua. Kita cek di sistem nopol belum ketemu truk warna biru yang angkut tanah itu. Makanya kita masih buntu untuk identitasnya," tambah Argo.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (11/7) di daerah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Rekaman video singkat memperlihatkan sejumlah remaja berdiri di tengah jalan dan menghadang sebuah truk yang melintas.

Beberapa remaja mencoba menyetop truk tersebut. Namun nahas, truk tidak mengerem hingga menabrak kelompok pemuda itu.

Salah satu korban berinisial FA terjatuh ke aspal dan tidak bisa menghindari truk. Dia terlindas roda depan serta belakang bagian kiri truk dan meninggal.

Polisi menyebut para remaja itu tergabung dalam kelompok bernama Rojali. Para remaja yang berusia 12 hingga 16 tahun ini diketahui tengah membuat konten tantangan di TikTok bernama 'challenge malaikat maut'.

Tonton juga Video: Sopir Truk Ini Maki Polisi Saat Penyekatan PPKM Darurat di Mojokerto

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/haf)