Round-Up

Menko Muhadjir Bilang Darurat Militer, KSP Tegaskan Darurat Kesehatan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 10:08 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto: dok. Humas Kemenko PMK)
Jakarta -

Dalam selang waktu beberapa jam saja, muncul dua pernyataan berbeda dari pemerintah mengenai kondisi Indonesia di tengah pandemi COVID-19 ini. Pernyataan pertama adalah Indonesia dalam kondisi darurat militer. Segera setelah itu, Istana menegaskan Indonesia masih darurat kesehatan.

Pernyataan pertama keluar dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Dia menyatakan saat ini Indonesia sedang dalam keadaan darurat militer menghadapi virus Corona.

"Kan sebenarnya pemerintah sekarang ini, walaupun tidak di-declare, kita ini kan dalam keadaan darurat militer. Jadi, kalau darurat itu ukurannya tertib sipil, darurat sipil, darurat militer, darurat perang. Nah, kalau sekarang ini sudah darurat militer," kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM, yang dijadikan shelter pasien Corona, di Sleman, Jumat (16/9) sore.

Menurut Muhadjir, virus Corona adalah musuh tak kasatmata. Di 'mata' virus Corona, semua warga Indonesia dianggap kombatan sehingga bisa kena serang. Indonesia sedang berperang melawan virus itu.

"Dulu kita kira bahwa orang hamil dan anak-anak bisa tidak jadi sasaran. Sekarang anak-anak dan ibu hamil sudah banyak yang jadi korban meninggal yang sudah mulai banyak. Berarti ini perang asimetris menghadapi COVID-19 ini," ucap Muhadjir.

Selanjutnya, pernyataan KSP:

Lihat Video: Menko PMK: Bansos Tidak Mungkin Ditanggung oleh Negara Sendiri

[Gambas:Video 20detik]