Puluhan Rumah-Kios Dibakar di Dogiyai Papua, 1 Warga Tewas

Wilpret Siagian - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 22:55 WIB
Pembakaran di Dogiyai, Papua
Pembakaran di Dogiyai, Papua (Dok. Istimewa)
Jayapura -

Sekelompok orang tak dikenal (OTK) melakukan perusakan dan pembakaran puluhan rumah dan kios milik warga di Distrik Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua. Seorang warga ditemukan tewas, sementara lainnya luka-luka.

Setidaknya ada 13 rumah dan19 kios yang hangus terbakar, pada Kamis (15/7/2021) malam. Seorang warga meninggal terbakar di dalam kios bernama Hendrik Simatupang (40). Ia diduga tak bisa menyelamatkan diri, karena sedang sakit.

"Selain Hendrik korban tewas, warga lainnya juga menderita luka, akibat terkena panah," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Jumat (16/7).

Setelah peristiwa tersebut, kata Kamal, ratusan warga yang menjadi korban, memilih untuk mengungsi ke markas-markas TNI dan Polri yang ada di sana.

Awal Kasus

Menurut Kamal, kejadian bermula saat satgas Paskhas di Pos Moanemani mendapat laporan dari masyarakat bahwa adanya sekelompok orang mabuk miras di run way Bandara Moanemani. Kemudian personel satgas Paskhas yang dipimpin Serka Wartono menegur warga yang mabuk di run way bandara tersebut.

Tidak lama kemudian, sekitar 20 orang mendatangi pos satgas Paskhas dengan membawa panah, parang dan batu. "Mereka langsung mengeroyok 5 personel satgas Paskhas yang berada di pos. Personel satgas Paskhas pun memberikan tembakan peringatan kemudian orang-orang tersebut melarikan diri," jelasnya.

Dari aksi tersebut, terdapat dua korban luka dari personel Paskhas, yang kemudian dibawa menuju RSUD, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, menggunakan ambulans.

Namun kejadian tidak berhenti di situ, massa melakukan pembakaran bengkel dan warung bakso milik warga di Kampung Ekimanida, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Melihat situasi itu, masyarakat pendatang mulai mengungsi ke pos-pos aparat keamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai.

Pada malam pukul 22.13 WIT massa mulai menjarah dan membakar bangunan dan rumah-rumah milik pendatang di Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Bahkan, hingga Jumat (16/7), massa masih melakukan pembakaran di Kampung Ikabo serta melakukan penjarahan terhadap isi toko dan bangunan.

Personel Polsek Kamuu dipimpin Kapolsek Iptu Mikael Ayomi tiba di Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai guna melaksanakan evakuasi jenazah.

"Situasi saat ini di Kabupaten Dogiyai sudah kembali aman dan kondusif. Personel gabungan Polsek Kamuu dan Polres Nabire terus melakukan. Patroli di seputaran Kota untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Kamal.

(rfs/rfs)