Lagi Pandemi, Ini Cara Kurban Digital yang Aman dan Amanah

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 17:15 WIB
Fitur Tokopedia Qurban
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Pandemi COVID-19 semakin mendorong antusiasme masyarakat untuk berkurban secara online. Melihat hal ini, Tokopedia pun kembali mempermudah masyarakat untuk berkurban secara online melalui fitur Qurban.

Sebelumnya di Idul Adha 2020, Tokopedia bersama sejumlah lembaga kemanusiaan telah menyalurkan ratusan ton hewan kurban ke daerah terpencil di Indonesia. Hal ini dilakukan guna memastikan pemerataan penyaluran daging kurban di seluruh Indonesia.

"Menjelang Idul Adha 2021, kami kembali bekerja sama dengan sejumlah lembaga kemanusiaan untuk mempermudah masyarakat beribadah kurban secara digital melalui fitur Qurban di ekosistem Tokopedia Salam. Ini diharapkan bisa membantu masyarakat beribadah dari rumah dengan mudah, aman dan amanah," kata Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni dalam keterangan tertulis, Jumat (16/7/2021).

Astri pun berharap fitur ini dapat membantu bisnis para peternak di Indonesia di tengah pandemi.

"Fitur Qurban juga diharapkan bisa membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di berbagai pelosok negeri, termasuk yatim dan dhuafa, sekaligus turut membantu para peternak lokal tetap dapat menjalankan bisnis di tengah pandemi," tambah Astri.

Di sisi lain, Pimpinan Baznas, Achmad Sudrajat menyebut saat ini kurban digital memang menjadi alternatif berkurban di masa pandemi.

"Kurban digital saat ini menjadi cara baru dalam pelaksanaan ibadah kurban di masa pandemi. Selain itu, juga menjadi ikhtiar kita untuk menjaga kesehatan dan menghindari kerumunan saat Idul Adha," katanya.

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha pada 20 Juli mendatang, Tokopedia bersama Baznas pun membagikan tips berkurban online yang mudah, aman dan amanah, sebagai berikut.

1. Pastikan Hewan Kurban Sesuai Syariat

Saat berkurban, Achmad menjelaskan hewan kurban perlu memenuhi beberapa syarat. Salah satunya hewan yang ingin dikurbankan harus sehat dan tidak boleh cacat.

"Syarat sah hewan kurban antara lain binatang ternak seperti kambing dengan usia minimal satu tahun atau sapi minimal berusia dua tahun dalam kondisi sehat," ujar Achmad.

2. Pilih Lembaga Kurban yang Amanah

Selain memilih hewan kurban yang sesuai syariat, pastikan juga untuk memilih lembaga kurban telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama. Pastikan juga lembaga tersebut juga menerapkan standar layanan pemeliharaan kurban yang baik serta mengedepankan rukun-rukun syariat Islam dalam berkurban.

"Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan lembaga kurban terpercaya, termasuk Baznas, Dompet Dhuafa, Eco Qurban, Human Initiative serta Rumah Zakat dalam menghadirkan fitur Qurban di Tokopedia," ujar Astri.

3. Metode Pembayaran Sesuai Preferensi

Ada banyak opsi metode pembayaran yang dapat dipilih saat berkurban secara online, baik melalui transfer bank hingga dompet digital. Guna mempermudah masyarakat, Tokopedia menghadirkan puluhan opsi metode pembayaran yang diinginkan. Masyarakat juga bisa mendapatkan potongan harga hingga Rp 250 ribu yang berlaku sampai 23 Juli 2021.

4. Lacak Status Informasi Kurban

Melacak status informasi kurban juga jadi hal penting saat berkurban digital. Lewat Tokopedia Salam, semua kegiatan akan didokumentasikan secara rinci, mulai dari pengecekan kesehatan hewan kurban, proses pemotongan hingga daerah distribusi. Tokopedia juga akan mengirimkan sertifikat digital pembelian hewan kurban untuk pembeli melalui pusat notifikasi dan email sebagai tanda bukti.

Nah itulah beberapa tips yang perlu diperhatikan saat berkurban digital. Selain melalui fitur Qurban di Tokopedia, masyarakat juga dapat membeli hewan kurban melalui usaha tradisional, seperti toko, warung atau pun individu yang tergabung di Mitra Tokopedia.

(ncm/ega)