Jelang Idul Adha, BAZNAS Kembali Adakan Kurban Online

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 16:21 WIB
Ketua BAZNAS RI Noor Achmad menyampaikan masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban dengan mudah dan nyaman tanpa harus keluar rumah melalui Kurban Online
Foto: Dok. BAZNAS
Jakarta -

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali mengadakan 'Kurban Online BAZNAS' pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Hal ini dilakukan BAZNAS guna memberi kemudahan masyarakat dalam menunaikan kurbannya.

Ketua BAZNAS RI Noor Achmad menyampaikan masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban dengan mudah dan nyaman tanpa harus keluar rumah melalui Kurban Online BAZNAS. Ia menambahkan, dengan menggunakan telepon genggam atau perangkat komputer masyarakat sudah bisa berkurban sembari tetap menjalankan protokol kesehatan.

Ia mengungkap Kurban Online BAZNAS telah dikembangkan sebelumnya sejak tahun 2016. Awalnya, program ini diberi nama Kurban Digital BAZNAS.

"Pada Kurban Online BAZNAS, hewan kurban dibeli langsung dari peternak binaan BAZNAS di desa, disembelih, dan didistribusikan di desa agar peternak semakin berdaya secara ekonomi dan mustahik dapat memenuhi kebutuhan gizi melalui daging kurban yang didistribusikan," kata Noor dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

Noor menyebutkan adanya Kurban Online BAZNAS akan membuat proses pendistribusian sampai ke daerah-daerah yang membutuhkan. Penyaluran Kurban Online BAZNAS juga menjangkau pelosok Indonesia hingga luar negeri seperti Palestina.

Tak hanya itu, lanjutnya, BAZNAS juga membuat inovasi produk kurban yang diolah menjadi makanan kalengan. Hal ini dilakukan untuk membuat rentang waktu distribusi yang lebih lama.

"Pada tahun ini juga, BAZNAS memulai pengembangan baru dalam program Kurban Online BAZNAS yang diwujudkan dengan daging kurban olahan kemasan kornet dan rendang. Kurban kaleng ini memudahkan mudhohi dalam proses pendistribusian daging kurban, karena tahan lama dan dapat memberikan manfaat lebih luas," ungkapnya.

Dalam inovasi ini, Noor memastikan pengalengan daging kurban tidak menyalahi aturan. Sebab, penyembelihannya tetap pada hari kurban hingga akhir hari tasyrik sehingga tidak menyalahi aturan.

Ia pun mengungkap pendistribusian daging kurban yang merata dan tepat sasaran menjadi salah satu faktor semangat BAZNAS dalam menyelenggarakan Kurban Online. Di samping itu, pandemi COVID-19 yang melanda sejak 2020 lalu turut andil dalam efektivitas program ini. Menurutnya, pandemi turut memberi dampak pada pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.

Noor mengungkapkan Kurban Online BAZNAS selalu meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat, proses pendistribusian Kurban Online BAZNAS pada 2020 mengalami peningkatan sebesar 66% dari tahun tahun sebelumnya.

"BAZNAS mengelola layanan kurban dengan amanah, transparan, dan akuntabel. Setiap tahun kepercayaan masyarakat selalu meningkat. Tahun 2019 lalu peningkatan jumlah pekurban bahkan mencapai 118%. Lalu 2020 naik 66%," katanya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan mengatakan BAZNAS menawarkan harga yang bervariasi untuk hewan kurban pada tahun ini.

"Tahun 2020 BAZNAS hanya ada 1 harga, maka tahun ini kita tawarkan 3 harga. Jadi ini memudahkan kepada mudhohi untuk memilih harga, tentunya sesuai dengan tuntunan syariah dan ibadah. Harga yang terbaik adalah yang sesuai dengan kurban kita yang terbaik. BAZNAS selalu menyarankan bahwa kurban ini bukan tentang perang harga kurban, tapi semarak beribadah yang terbaik," kata Rizaludin.

Ia menerangkan pada program tahun ini, Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di 16 titik kabupaten/kota di Indonesia telah mempersiapkan hewan ternak berkualitas tinggi untuk dikurbankan. Berbagai pendampingan dan pelatihan juga dilakukan pihaknya kepada peternak mustahik binaan untuk turut memberi kontribusi dalam peningkatan kualitas ini.

Lebih lanjut, Rizaludin menjabarkan berbagai langkah yang dilakukan dalam peningkatan kualitas ini seperti monitoring kondisi ternak, penimbangan bobot ternak, pencukuran bulu domba, memandikan ternak, pemberian vitamin, pemberian pakan berkualitas, dan pendampingan jika ada kondisi ternak yang bermasalah.

Selain itu, lanjutnya, menjelang Hari Raya Idul Adha dilakukan juga pengecekan stok ternak yang akan dijadikan ternak kurban untuk memenuhi permintaan. Baik untuk kurban BAZNAS, maupun pesanan kurban lokal.

Oleh karena itu, Rizaludin pun mengajak masyarakat untuk menunaikan kurbannya melalui BAZNAS. Sebab, ia menilai program Kurban Online BAZNAS memiliki beragam manfaat baik untuk peternak, penerima daging kurban, juga para mudhohi (orang yang berkurban).

(akn/ega)