Masih Ada Warga Kesulitan Akses JAKI untuk Dapat STRP Naik TransJ

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 08:24 WIB
Calon Penumpang Tunjukkan STRP ke Petugas di Halte TransJ
Calon Penumpang Tunjukkan STRP ke Petugas di Halte TransJ (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Warga yang hendak menggunakan layanan TransJakarta mulai diwajibkan membawa surat tanda registrasi pekerja (STRP). Namun masih ada calon penumpang di Halte Ragunan, Jakarta Selatan, yang tidak membawa STRP karena kesulitan mengakses di aplikasi JAKI.

Pantauan detikcom di Halte TransJakarta Ragunan, Jakarta Selatan, pukul 07.07 WIB, Selasa (13/7/2021), terlihat ada petugas dari TransJakarta dan Dinas Perhubungan yang mengecek STRP di pintu utama halte sebelum penumpang menempelkan kartu. Para petugas itu meminta calon penumpang menunjukkan STRP sebagai syarat melakukan perjalanan.

Terlihat masih ada calon penumpang yang tidak bisa menunjukkan STRP ke petugas. Calon penumpang itu mengaku kesulitan mengakses aplikasi JAKI sehingga belum bisa memiliki STRP.

"Bu bisa tunjukkan STRP-nya," kata petugas.

"Belum ada, Pak, sistemnya padat, aplikasinya sulit diakses," kata calon penumpang bernama Tita (34).

"Sekarang boleh tanpa STRP, tapi besok harus sudah ada ya Bu," kata petugas.

Tita, yang bekerja di sektor pendidikan, menerangkan dirinya sangat kebingungan lantaran pengajuan STRP di aplikasi harus kolektif. Menurut Tita, perusahaannya pun masih terus berusaha agar bisa memproses pengajuan STRP di aplikasi JAKI.

"STRP dari JAKI harus kolektif juga kan, kemarin saya sudah coba buka, sejauh ini sistemnya masih ini ya masih loading terus ya," ujar Tita.

"Iya, jadi bingung kitanya sebagai yang punya, kita sudah bilang director, katanya 'kita tetap proses untuk JAKI-nya' cuman karena sistemnya padat ya, jam 23.00 WIB malam kemarin, aplikasinya sulit ya, kurang informasinya juga," imbuhnya.

Petugas kemudian memperbolehkan Tita masuk beserta dengan calon penumpang lainnya yang juga belum memiliki STRP. Para calon penumpang kemudian dicek suhu tubuh sebelum naik TransJakarta.

Tidak ada antrean yang mengular di Halte Ragunan saat pemeriksaan STRP. Para calon penumpang terlihat berbaris dengan jaga jarak.

Diketahui, TransJakarta menyatakan aturan calon penumpang TransJakarta membawa surat tanda registrasi pekerja (STRP) hari ini masih bersifat sosialisasi. TransJakarta akan mewajibkan penumpang bawa STRP mulai Rabu besok.

"Jadi memang seperti yang saya sampaikan kesepakatan kita terakhir kita dengan Dinas Perhubungan bahwa kita memiliki kesempatan dua hari ya Senin, Selasa untuk masa sosialisasi artinya ini baru sebatas imbauan. Tentu saja kita harapkan ini dimanfaatkan betul kepada mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal ini untuk segera mengurus STRP," kata Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transportasi Jakarta Achmad Izzul Waro dalam diskusi virtual, Senin (12/7).

Izzul menerangkan, TransJakarta akan mulai memberlakukan penuh kewajiban STRP pada Rabu. Izzul meminta seluruh masyarakat bisa bekerja sama menaati aturan.

"Jadi pada hari Rabu nanti ketika pemberlakuan secara penuh kewajiban membawa STRP ini sudah tidak ada lagi, diharapkan awareness-nya sudah muncul dan mereka yang benar-benar terpaksa harus melakukan perjalanan kalau sudah terpaksa diharapkan tetap stay di rumah, kalau WFH, tetapi kalaupun tetap harus melakukan perjalanan diharapkan sudah melengkapi diri dengan STRP," ucapnya.

Tak hanya itu, Izzul juga meminta warga yang hendak pergi belanja kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan TransJakarta untuk turut menyertakan STRP. Sebab, kata Izzul, pihaknya tidak dalam kapasitas memberikan diskresi jika ada penumpang yang tidak membawa STRP.

(whn/zap)