Pemkot Jakut Tepis Kabar 240 Jenazah Pasien COVID Antre di TPU Rorotan

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 16:26 WIB
Petugas memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta, Minggu (4/7/2021). Jumlah kematian akibat COVID-19 per hari Minggu (4/7/2021) mencapai 555 kasus, yang menjadi rekor tertinggi sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
TPU Rorotan, Jakut (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Sebuah pesan berantai yang menyebutkan bahwa layanan pemakaman protap COVID-19 di TPU Rorotan mengantre atau waiting list hingga 240 jenazah pasien COVID-19 beredar di masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara pun buka suara.

Pesan berantai tersebut beredar di aplikasi perpesanan WAG. Pesan tersebut menceritakan betapa sulitnya mencari permakaman COVID di Jakarta pascalonjakan kasus.

"Bukan hanya rumah sakit yang sudah over...tapi untuk pemakaman saja aku kemarin dapat info di rorotan waiting list ke 240 😭😭😭😭ditambah lagi setelah kita mendapatkan lahan kita juga harus menunggu antrian ambulance yang tidak mudah kita dapatkan," demikian bunyi pesan berantai tersebut.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara Elly Sugestianingsih menepis isu waiting list tersebut. Dia mengatakan pemakaman jenazah di TPU Rorotan masih terlayani dengan baik.

"Itu informasi yang tidak benar ya. Di sini tidak ada antrean, tetap kita layani kok," kata Elly saat dihubungi detikcom, Rabu (7/7/2021).

Elly menerangkan, di masa lonjakan kasus Corona ini, setiap harinya TPU Rorotan memakamkan sekitar 150 jenazah COVID-19 dengan prosedur penanganan COVID-19. Bahkan sempat mencapai angka tertinggi sebanyak 159 jenazah per hari.

Namun dia menyampaikan tak sampai terjadi antrean ataupun penumpukan jenazah.

"Kan kita semua permohonan masuk ke dinas, kita sudah informasi bahwa per hari ini akan masuk sekian dan menyusulnya pun dinas yang menginformasikan. Dan tidak ada tunggu (waiting list) sampai 200-an. Sementara paling tertinggi pelayanan (per hari) di angka 159," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kasus Corona di Jakarta masih mengganas. Sinyal bahaya Corona diungkap lewat pemakaman jenazah dengan protap COVID yang naik berlipat-lipat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerangkan, pemakaman jenazah dengan prosedur Corona di Ibu Kota sempat mencapai 392 orang dalam sehari. Angka itu merupakan yang tertinggi selama pandemi.

Simak berita selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga '1.134 Petak Makam di TPU Rorotan Sudah Terisi Jenazah COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]