Data Pemakaman Jenazah Prosedur COVID-19 di DKI: Tertinggi 187 Sehari

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 27 Jun 2021 16:03 WIB
Petugas memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6/2021). Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Senin (21/6) menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 14.536 orang sehingga total menjadi 2.004.445 orang, sementara kasus pasien sembuh bertambah 9.233 orang menjadi 1.801.761 orang, dan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah 294 jiwa sehingga totalnya menjadi 54.956 jiwa. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Ilustrasi pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19 (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta membeberkan data pemakaman jenazah dengan prosedur penanganan COVID-19. Begini data pemakaman jenazah dengan prosedur penanganan COVID-19 dalam 8 hari terakhir.

Kapusdatin Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo menerangkan, sebanyak 20.651 jenazah telah dimakamkan dengan prosedur penanganan COVID-19 sejak awal pandemi. Pemakaman harian mencetak rekor tertinggi pada 25 Juni 2021 yang angkanya mencapai 187 jenazah.

"Tanggal 25 April terbanyak, total 187 jenazah," kata Ivan saat dimintai konfirmasi, Minggu (27/6/2021).

Ivan juga melaporkan lahan pemakaman protap COVID-19 dilakukan di TPU Rorotan, Jakarta Utara dan TPU Tegal Alur. Dari 7.200 petak makam yang disediakan di TPU Rorotan, total ada 1.300 lahan yang terpakai.

"Info dari lapangan (Rorotan) sisa 5.900," ujarnya.

Sedangkan, dari 400 petak makam yang disediakan di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, sebanyak 150 petak makam telah terpakai.

Berikut ini rincian data jumlah pemakaman jenazah dengan prosedur COVID-19 di DKI selama 8 hari terakhir:

- 19 Juni 2021: 126 jenazah
- 20 Juni 2021: 156 jenazah
- 21 Juni 2021: 102 jenazah
- 22 Juni 2021: 146 jenazah
- 23 Juni 2021: 178 jenazah
- 24 Juni 2021: 186 jenazah
- 25 Juni 2021: 187 jenazah
- 26 Juni 2021: 183 jenazah

Sebagaimana diketahui, gelombang rekor terkait perkembangan kasus Corona (COVID-19) di DKI Jakarta masih belum berakhir. Jakarta masih dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.

Pesan Jakarta sedang tak baik-baik saja mulanya disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kamis (17/6/2021). Fadil berbicara demikian karena sejumlah kondisi.

"Sampaikan kepada masyarakat, Jakarta sedang tidak baik-baik saja," kata Irjen Fadil Imran pada 17 Juni 2021 kemarin.

Saat itu, Fadil Imran mengatakan angka COVID-19 di Jakarta mengalami peningkatan. Bed occupancy ratio (BOR) di Wisma Atlet juga mengalami kenaikan. Jumlah pasien yang masuk rumah sakit akibat COVID-19 masih meningkat.

Fadil Imran berpesan kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Masyarakat diminta tidak abai akan protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19. "Angka COVID terus naik, BOR terus naik, jumlah orang yang masuk rumah sakit masih meningkat," katanya.

Simak juga '1.134 Petak Makam di TPU Rorotan Sudah Terisi Jenazah Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]

(zak/zak)