Round-Up

Duduk Perkara Ambulans Tertahan Saat Melintas Iringan Mobil Pejabat

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 07:26 WIB
Sejumlah tenaga medis mengantar pasien COVID-19 dengan ambulans di kawasan Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/6).
Ilustrasi (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Video mobil ambulans tertahan karena iring-iringan mobil pejabat di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) viral di media sosial. Ambulans itu tak bisa melintas lantaran ada penutupan jalan. Berikut duduk perkara peristiwa itu.

Viral di Media Sosial

Mobil ambulans ini awalnya viral di media sosial. Pada video viral itu terlihat ambulans Puskesmas Cilincing sedang dikawal sejumlah pemotor. Terdesar suara perekam video itu berteriak kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang menahan laju ambulans agar diberi jalan.

"Guys ambulans tidak menjadi prioritas, Guys. Kita ditahan, kita ditahan. Masuk saja. Pak, emergency, Pak, emergency, Pak, emergency, emergency, emergency. Status merah, Pak, nggak dikasih jalan," ucap seseorang yang merekam video tersebut seperti dilihat detikcom, Jumat (25/6/2021).

Penjelasan Dishub

Duku Dinas Perhubungan Jakut kemudian menjelaskan duduk perkara ambulans yang tertahan iring-iringan mobil pejabat itu. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Harlem Simanjuntak mengatakan petugas Dishub yang berada di lokasi sudah menjalankan tugas sesuai tugas pokok fungsi (tupoksi).

"Petugas yang jaga di lokasi sebelum ambulans lewat sudah melakukan pengaturan lalin sesuai tupoksinya dan penutupan bukan saat ambulans di lokasi dilakukan penutupan," kata Harlem melalui pesan singkat.

Iring-iringan mobil pejabat itu, kata Harlem tidak bisa diberhentikan secara mendadak. Sebab, iring-iringan ini masih dalam satu rangkaian.

Harlem menjelaskan, saat mobil ambulans datang, petugas sedang mengatur rangkaian iring-iring yang sedang melaju dengan kecepatan rendah agar tetap dalam satu angkatan.

"Rangkaian tidak bisa secara tiba-tiba diberhentikan karena kendaraan di belakang yang ikut rangkaian pasti mengikuti kecepatan kendaraan di depannya. Sehingga perlu ada pengaturan di lokasi supaya tidak terjadi tabrakan," tuturnya.

Simak video 'Viral Ambulans Tertahan Iringan Mobil Pejabat di Jakut':

[Gambas:Video 20detik]