Jakarta Tambah 4.144 Kasus Hari Ini, Tertinggi Kedua di Masa Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 18:24 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Kasus tambahan Corona di Jakarta hari ini menyentuh angka 4 ribuan. Angka tersebut merupakan kasus tertinggi kedua yang pernah terjadi sejak Februari lalu.

"Jika kita kilas balik, kasus hari ini mendekati angka tertinggi yang pernah terjadi pada 7 Februari 2021, yang mana mencapai 4.213 kasus dalam sehari. Maka dari itu, kami mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat untuk tidak menyepelekan COVID-19. Penanggulangan pandemi ini butuh kerja bersama. Kami imbau masyarakat terus waspada terhadap penularan COVID-19 yang semakin cepat dan selalu menerapkan 5M di mana pun dan kapan pun," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Balai Kota Jakarta, Kamis (17/6).

Hari ini Dinkes DKI melaporkan kasus Corona tambahan mencapai 4.144. Dari 4 ribuan kasus itu, 661 di antaranya anak-anak di bawah 18 tahun.

"Yang mana 144 kasus di antaranya adalah balita. Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari ke luar rumah membawa anak-anak," imbaunya.

Dwi merinci 4.144 kasus positif hari ini disumbang dari Kepulauan Seribu 5 kasus, Jakarta Barat 824 kasus, Jakarta Pusat 490 kasus, Jakarta Selatan 932 kasus, Jakarta Timur 1.370 kasus, dan Jakarta Utara 523 kasus. Kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak antara lain Cengkareng 205 kasus, Duren Sawit 189 kasus, Cipayung 177 kasus, dan Jagakarsa 172 kasus.

Sementara itu, kasus aktif di Jakarta hari ini sebanyak 2.300 kasus, totalnya yang masih dirawat dan diisolasi berjumlah 22.611 pasien. Sedangkan 25 persen dari mereka merupakan orang tanpa gejala, 35 persen bergejala ringan, 30 persen bergejala sedang, serta 10 persen bergejala berat dan kritis.

Dwi turut memaparkan klaster mudik 21 Mei-17 Juni saat ini ada 1.172 klaster dengan total 2.458 kasus positif. Untuk klaster perkantoran seminggu terakhir terjadi kenaikan dari 64 kasus menjadi 227 kasus positif.

"Kami juga menyarankan warga mengurangi mobilitas, keluar rumah jika benar-benar penting, untuk sama-sama mencegah kenaikan kasus ke depannya," kata Dwi.

Tonton juga Video: Keterisian Wisma Isolasi di Jakarta Makin Tipis, Sentuh Angka 80%

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)