Bertambah, Varian Baru Virus Corona di DKI Jadi 33 Kasus

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 18:03 WIB
Yellow SARS-CoV-2 lineage B.1.1.7 mutation virus tape barrier beyond a quarantine point.
Foto: Getty Images/iStockphoto/serts
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mencatat ada tambahan temuan kasus corona varian baru di Ibu Kota. Total per hari ini ada 33 kasus baru dari varian Alpha, Beta, dan Delta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia, menerangkan Dinkes mengirimkan 980 sample yang diduga mutasi virus varian bari Corona. Hasilnya 33 terkonfirmasi virus baru.

"Kami sudah menerima data 33 VoC dari Kemenkes. Dari data tersebut, kami identifikasi bahwa 25 kasus berasal dari orang yang habis perjalanan luar negeri, 3 kasus transmisi lokal di luar Jakarta karena bukan domisili Jakarta hanya saja melakukan pemeriksaan di Jakarta. Lalu, ada 5 kasus yang transmisi lokal di Jakarta dan kelimanya varian Delta. Adapun rincian 33 VoC tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 18 varian Delta (B.1617.2)," kata Dwi dalam keterangannya, Kamis (17/6/2021).

Dari 980 sampel yang dilakukan whole genome sequencing (WGS) itu sebanyak 289 dinyatakan bukan varian baru. Sementara 438 masih menunggu hasil dan 216 dinyatakan negatif Corona.

"Tiga hasil WGS tidak dapat dianalisa, dan 1 invalid. Pada setiap bertemu VoC, kami langsung mengidentifikasi kasus impor atau transmisi lokal. Jika transmisi lokal, maka kami lakukan tracing masif di komunitas dan tempat kerja," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan tiga varian Corona baru yang ditemukan di wilayah Jakarta. Tiga varian tersebut adalah Alpha, yang ditemukan pertama kali di Inggris; Beta di Afrika Selatan; dan terakhir, varian Delta di India.

"Ada tiga varian yang ditemukan di Jakarta, (yaitu) Alpha, Beta, dan Delta," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti kepada wartawan di Kantor Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/6).

Diketahui 19 kasus varian baru COVID-19 telah masuk ke Ibu Kota. Sebagian besar dari mereka yang terpapar virus tersebut adalah pekerja migran.

(idn/idn)