Waduh! Wisma Lokasi Isolasi Pasien Corona Jakarta Sisa 20%

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 16:19 WIB
Graha Wisata Ragunan menjadi salah satu lokasi yang ditetapkan menjadi tempat isolasi pasien COVID-19 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Graha Wisata Ragunan menjadi salah satu lokasi yang ditetapkan sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Keterisian tempat isolasi pasien COVID-19 di Jakarta kian menipis. Di sejumlah wisma yang disiapkan Pemprov DKI kini sudah terisi 80 persen.

"Tingkat keterisian kita saat ini untuk di DKI Jakarta tentu Wisma Atlet ada sekitar 72,5 persen, sedangkan keterisian di wisma-wisma di DKI Jakarta sekitar 80 persen, sambil kita siapkan di Nagrak ini masih kosong," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, di YouTube BNPB Indonesia, Kamis (17/6/2021).

Widyastuti mengatakan Rusun Nagrak, Cilincing, Jakut, memiliki kapasitas 2.500. Namun DKI menyiapkan setengahnya lebih dulu sebanyak 1.000 kapasitas.

"Kita switch menjadi tempat isolasi terkendali sambil menyiapkan yang sudah ready adalah sekolah menengah kejuruan yang mempunyai wisma-wisma yang dikelola pihak sekolah dan wisma yang ada di Taman Mini, Ragunan, dan ada beberapa masjid yang kita ubah di rusun di Jakarta Barat kita ubah menjadi tempat isolasi terkendali," paparnya.

Berikut ini tempat isolasi tahap 1 dengan kapasitas 607 orang.

1. Graha Wisata TMII, kapasitas 100 orang
2. Graha Wisata Ragunan, kapasitas 200 orang
3. Cik's Mansion, kapasitas 77 orang
4. Pusdiklat Gulkarmart Ciracas, kapasitas 30 orang
5. Masjid Raya KH Hasyim Ashari, kapasitas 200 orang

Kabid Kesmas Dinkes DKI Fify menuturkan wisma milik DKI yang dijadikan tempat isolasi baru diisi untuk tahap 1. Sementara tahap 2 masih disiapkan.

"Sudah berproses," ujarnya.

Fify mengatakan saat ini Tower 8 Wisma Atlet Pademangan juga sudah mulai dibuka. Tower 8 memiliki 1.600 kapasitas.

"Wisma Atlet Tower 8 juga sudah dibuka untuk itu. Persentasenya juga nggak menurun. Karena Wisma Atelt Tower 8 buka untuk 1.600 kapasitas. Memang persentasenya turun karena baru buka semalam," kata dia.

Berikut ini data Wisma di DKI jadi tempat isolasi COVID:

Tahap 1 dengan kapasitas 607 orang

1. Graha Wisata TMII, kapasitas 100 orang
2. Graha Wisata Ragunan, kapasitas 200 orang
3. Hotel Grand Mansion Menteng, kapasitas 77 orang
4. Pusdiklat Gulkarmart Ciracas, kapasitas 30 orang
5. Masjid Raya KH Hasyim Ashari, kapasitas 200 orang

Tahap 2, kapasitas 6.648 orang

1. Rusun Nagrak Cilincing, kapasitas 2.550 orang
2. Rusun Pasar Rumput Manggarai, kapasitas 3.968 orang
3. SMPN 285 Pulau Untung Jawa, kapasitas 20 orang
4. SMKN 61 Pulau Tidung, kapasitas 40 orang
5. SMPN 288 Pulau Panggang, kapasitas 20 orang
6. SDN 01 Pulau Kelapa, kapasitas 30 orang
7. PKBM Pulau Harapan, kapasitas 20 orang

Tahap 3, kapasitas 994 orang

1. Balai Kesenian Kebon Melati, kapasitas 85 orang
2. GOR Rawamangun, kapasitas 100 orang
3. GOR Senen, kapasitas 100 orang
4. GOR Johar Baru, kapasitas 50 orang
5. GOR Kemakmuran Petojo Utara Kecamatan Gambir, kapasitas 30 orang
6. GOR Kecamatan Tanah Abang, kapasitas 60 orang
7. GOR Kecamatan Kemayoran, kapasitas 40 orang
8. GOR Kecamatan Grogol Petamburan, kapasitas 50 orang
9. GOR Kecamatan Tambora, kapasitas 50 orang
10. GOR Kecamatan Kebon Jeruk, kapasitas 50 orang
11. GOR Kecamatan Cilandak, kapasitas 75 orang
12. GOR Kecamatan Mampang Prapatan, kapasitas 40 orang
13. GOR Kecamatan Tebet, kapasitas 40 orang
14. GOR Kecamatan Pancoran, kapasitas 40 orang
15. GOR Kecamatan Pasar Minggu, kapasitas 25 orang
16. Wisma Atlet Raden Inten, kapasitas 32 orang
17. GOR Ciracas/PKP, kapasitas 50 orang
18. GOR Cengkareng, kapasitas 47 orang
19. GOR Setu, kapasitas 30 orang

Lokasi penginapan tenaga kesehatan dengan kapasitas 835 orang

1. SMK 27 Sawah Besar, kapasitas 32 orang
2. SMK 57 Pasar Minggu, kapasitas 36 orang
3. SMK 24 Cipayung, kapasitas 28 orang
4. LPMP DKI Jakarta, kapasitas 480 orang
5. Gedung PKK Melati Jaya, kapasitas 72 orang
6. Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Center), kapasitas 187 orang

(idn/imk)