Uji Coba Sekolah Tatap Muka DKI Disetop, Begini Lonjakan Corona Jakarta

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 15:18 WIB
Siswa Siswi sekolah dasar kelas 5 menjalani ujian Penilaian Akhir Tahun secara tatap muka dengan mengunakan gawai di Sekolah Dasar Negeri 07 Pagi Malaka Jaya, Jakarta Timur, Rabu (9/6/2021).
Uji Coba Sekolah Tatap Muka (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menghentikan penyelenggaraan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di 226 sekolah di Ibu Kota. Penghentian dilakukan imbas lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta.

"Dengan kondisi saat ini dan rapat bersama antar satgas kita putuskan saat ini piloting tatap muka tidak dilanjutkan. Sambil menunggu situasi di DKI Jakarta," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta di YouTube BNPB Indonesia, Kamis (17/6/2021).

Widyastuti menjelaskan awalnya Pemprov DKI sempat melaksanakan uji coba pembukaan sekolah ketika saat kasus COVID-19 melandai. Saat itu sebanyak 83 sekolah melaksanakan pilot project PTM dengan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 ketat.

"Pada saat berjalan baik, kita buka peningkatan 143 sekolah. Sama prokes ketat, guru, orang tua murid sudah divaksin dan masuk seminggu 2 kali," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam sepekan terakhir kasus Corona mengalami lonjakan drastis. Merujuk pada data BNPB sepekan terakhir, kasus tambahan Corona di Jakarta naik signifikan. Berikut datanya per 6 Juni 2021:

6 Juni: 1.019
7 Juni: 1.197
8 Juni: 755
9 Juni: 1.376
10 Juni: 2.091
11 Juni: 2.293
12 Juni: 2.455
13 Juni: 2.769
14 Juni: 2.722
15 Juni: 1.502
16 Juni: 2.376

Per kemarin, total kasus COVID di Jakarta sebanyak 454.671. Kasus sembuh 426.617 dan kasus meninggal 7.524.

Lonjakan COVID DKI

Gubernur DKI Anies Baswedan mewanti-wanti bakal ada pengetatan ekstra jika kasus COVID tak terkendali. Anies mengatakan dalam sepekan terakhir positivity rate di Jakarta naik hampir dua kali lipat.

"Dalam waktu 1 minggu mengalami pertambahan 50%, postivity rate juga meningkat, yang minggu lalu 9%, hari ini 17%," sambung Anies, di lapangan Blok S, Minggu (14/6/2021).

Dalam empat hari terakhir, Anies mengatakan kasus tambahan harian di DKI mencapai 2 ribuan. Kemarin, kasus tambahan COVID di DKI berjumlah 2.700 pasien.

Anies juga menyinggung okupansi tempat tidur di rumah sakit yang mengalami kenaikan signifikan. Pada pekan lalu, lanjut Anies, keterisian tempat tidur di rumah sakit berada di angka 45 persen. Namun per kemarin naik menjadi 75 persen.

Uji Coba PTM di DKI

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta dimulai pada 9 Juni 2021. Sebanyak 226 sekolah akan berpartisipasi dalam uji coba selama 2 minggu.

Uji coba ini semestinya dimulai pada Senin, 7 Juni 2021, namun jadwal diundur hingga Rabu 9 Juni 2021. Hal ini disebabkan adanya kesulitan dari pihak Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk memperbaiki hasil asesmen di tiap sekolah. Sebab, terjadi peningkatan jumlah sekolah yang mengajukan asesmen dibandingkan uji coba sebelumnya.

Kasubag Humas Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Taga Radja mengatakan jumlah ini terdiri dari 143 sekolah yang dinyatakan lolos asesmen beserta 83 sekolah yang sebelumnya mengikuti pilot project PTM pada 7 April 2021.

"Ya otomatis (83 sekolah) ikut semua di luar 143 sekolah. Jadi ada 226 sekolah," ujar Taga saat dihubungi, Selasa (8/6/2021).

Taga menjelaskan uji coba pembelajaran tatap muka saat ini adalah uji coba tahap satu. Sedangkan uji coba sebelumnya merupakan piloting terbatas yang dilaksanakan pada 7 April 2021.

Simak juga video 'Nadiem Jamin Kebijakan Sekolah Tatap Muka Tak Bertentangan Aturan PPKM':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)