Round-Up

Emosi Bupati Solok Meletus Gegara Pegawai Puskesmas Tak Becus

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 06:40 WIB
Solok -

Bupati Solok, Epyardi Asda, mengamuk di sebuah puskesmas. Dia marah karena ada warga yang mengalami kecelakaan ditolak puskesmas.

Epyardi lalu mendatangi Puskesmas Bingkung di Kecamatan Kubung Solok. Emosi Epyardi meletus karena pegawai puskesmas tidak maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Momen Epyardi meluapkan kemarahan terekam dalam video hingga viral di media sosial (medsos). Saat itu dia mengecek ruang unit gawat darurat (UGD) yang sudah dalam keadaan tutup.

Pimpinan puskesmas dan staf langsung dikumpulkan. Pihak puskesmas lalu memberikan sebuah surat yang berisi pernyataan bersama staf dan pimpinan puskesmas, bahwa UGD hanya dari pukul 08.00-18.00 WIB.

Surat kesepakatan bersama itu lalu dirobek, diremas, dan melemparkannya ke lantai.

Politikus PAN itu lalu meluapkan emosinya karena tahu puskesmas tidak buka 24 jam.

"Apa-apaan kalian ini. Di mana-mana di dunia, UGD itu buka 24 jam. Jangan kah hari biasa. Hari Sabtu-Minggu pun harus ada yang stand by. Saya sudah bilang, minimal empat orang harus standby," kata Epyardi.

Sidak itu dilakukannya pada Sabtu (12/6). Dia mengaku kesal dengan kebijakan puskesmas tersebut.

Sehari sebelumnya, ada korban kecelakaan yang dilaporkan tidak mendapat pelayanan. Saat itu pihak puskesmas beralasan jam layanan unit gawat darurat atau UGD sudah tutup.

"Ada yang mengalami kecelakaan, tapi ditolak. Alasannya, jam dinas sudah berakhir," kata Epyardi saat dihubungi detikcom, Selasa (15/6/2021).

"Saya kesal betul. Orang yang kecelakaan itu terbaring di puskesmas, lalu mencoba ketuk pintu UGD. Ada bidan, tapi menolak melayani. Alasannya di luar jam dinas dia," imbuhnya.

Pimpinan-Bidan Puskesmas Dinonaktifkan

Buntut atas pelayanan yang tidak maksimal, pimpinan dan sejumlah staf Puskesmas Tanjung Bingkung dibebastugaskan. Bupati Epyardi lalu mengganti pengelola puskesmas itu dengan orang lain.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.