Sampai Kapan Potensi Tsunami di Maluku Tengah Diwaspadai, Ini Kata BMKG

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 17:38 WIB
Seismograf, alat pencatat getaran gempa, Ilustrasi gempa bumi
Seismograf, alat perekam getaran gempa (Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Gempa bumi bermagnitudo 6 di Maluku Tengah, Maluku, menyebabkan terjadinya longsor bawah laut. BMKG meminta masyarakat waspada karena kondisi itu dapat memicu terjadinya tsunami.

BMKG minta warga terus mewaspadai terjadinya tsunami. Sampai kapan warga harus terus waspada?

Deputi Bidang Geofisika BMKG, M Sadly, mengatakan BMKG terus memantau peristiwa gempa susulan di Maluku Tengah.

"Gempa susulan sangat berpengaruh di sini. Kita bisa melihat, masih ada di situ walaupun kita lihat keraknya makin kecil tapi terus kita pantau karena bisa saja ada anomali sampai betul-betul tak ada riak," kata Sadly dalam jumpa pers daring yang disiarkan kanal YouTube BMKG, Rabu (16/6/2021).

Sadly mengucapkan hal itu sambil menunjuk grafik gempa susulan yang terjadi di Maluku Tengah. Riak yang dimaksud ialah grafik getaran gempa yang terekam seismograf.

"Jadi kalau ditanya sampai kapan, kita tunggu. Karena gempa susulan bisa saja terus bertambah," ucap Sadly.

Dia mengatakan BMKG terus memantau gempa susulan yang terjadi. Potensi tsunami bisa dinilai aman jika sudah tak terjadi lagi gempa susulan.

"Kalau gempa susulan sudah tak ada, riaknya bisa berkurang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karwati, mengatakan wilayah Maluku punya sejarah peristiwa tsunami. Dia mengingatkan tsunami bisa terjadi karena faktor nontektonik alias di luar gempa.

Dia meminta warga terus waspada karena tsunami bisa terjadi dengan cepat. Dia mengingatkan peristiwa tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.

"Begitu rasakan guncangan, tak usah hitung guncangan 20 detik dulu. Tak usah tunggu peringatan dini tsunami dari BMKG," ucapnya.

"Khusus yang di pantai, segera saja, mencari tempat yang lebih tinggi dari 20 meter. karena dikhawatirkan tsunami datang dalam waktu 2 menit," tambah Dwikorita.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6 terjadi di Maluku Tengah, Maluku. Gempa dilaporkan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Informasi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 11.43 WIB, Rabu (16/6).

Lokasi gempa ada di koordinat 3,39 Lintang Selatan dan 129,56 Bujur Timur atau 67 km arah tenggara dari Maluku Tengah. Pusat gempa ada di kedalaman 10 km.

Lihat Video: Detik-detik Tsunami Terjang Maluku Tengah Usai Gempa M 6,1

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)