Polisi Sebut Kejiwaan Penikam Polantas di Palembang Normal

Antara - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 22:14 WIB
Penusuk polantas sempat dibawa ke TKP penyerangan di Pos Lantas Angkatan 66, Palembang (Prima Syahbana/detikcom)
Foto: Penusuk polantas sempat dibawa ke TKP penyerangan di Pos Lantas Angkatan 66, Palembang (Prima Syahbana/detikcom)
Jakarta -

Polisi melakukan pemeriksaan kondisi kejiwaan terhadap MI (34), penikam polisi lalu lintas (polantas) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Hasilnya, kondisi kejiwaan MI dinyatakan normal.

Seperti dilansir Antara, Senin (7/6/2021), Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan mengatakan pemeriksaan kondisi kejiwaan dilakukan karena pelaku pernah mengalami gangguan jiwa.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan psikologi, kondisi kejiwaan tersangka MI menunjukkan kondisi normal. Tersangka MI bisa mengingat waktu, tempat, dan nama-nama dalam waktu yang sama.

Kondisi kejiwaan tersangka MI dinyatakan normal atau bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam proses pemeriksaan secara intensif dalam beberapa hari terakhir, tersangka bisa berkomunikasi atau memberikan keterangan secara baik dengan penyidik.

"Sejauh ini secara garis besar bisa disimpulkan MI pelaku penikam anggota Satlantas Polrestabes Palembang Bripka Ridho Oktonardo dalam keadaan baik dan sehat sehingga statusnya dapat ditetapkan sebagai tersangka dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum," ujar Kombes Hisar.

Dijerat Pasal Berlapis

Menurut dia, pelaku MI ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 juncyo Pasal 53 subsider Pasal 352 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya penyidik menjerat tersangka pelaku penikam polisi itu dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, katanya.

Sementara untuk melengkapi berkas penyidikan, pihaknya juga meminta keterangan saksi tiga anggota Satpol PP yang membantu menyelamatkan jiwa Bripka Ridho dan mengamankan tersangka MI.

Satpol PP Beri Keterangan ke Polisi

Ketiga anggota Satpol Palembang itu yakni Alison selaku komandan patroli serta kedua anggotanya, Wahyu dan Affandi memberikan keterangan kepada Penyidik Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel yang memproses kasus tersebut.

Saksi menjelaskan pada saat kejadian mereka tengah menjalankan patroli penertiban anak jalanan di sekitar TKP kawasan simpang empat lampu merah, Jalan Angkatan 66, Sekip Ujung Palembang dan tiba-tiba ada tukang ojek minta tolong ada kejadian polisi ditikam orang tidak dikenal yang kini diketahui identitasnya MI berusia 34 tahun.

Penikaman terhadap polantas di pos polisi simpang empat Jalan Angkatan 66, Sekip Ujung Palembang, Sumatera Selatan, terjadi pada Jumat (4/6) lalu. Pada waktu yang sama, pelaku penikaman diamankan Satpol PP hingga kemudian dibawa polisi ke Polda Sumsel.

(jbr/isa)