Tanggal Berapa Lebaran Haji 2021? Ini Jadwalnya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 16:57 WIB
Umat muslim menunaikan shalat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2020). MAJT menggelar shalat Idul Adha 1441 Hijriah dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan seperti jemaah diwajibkan mengenakan masker, membawa sajadah pribadi, serta menjaga jarak saf shalat sesuai anjuran Dewan Masjid Indonesia guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Tanggal berapa lebaran haji 2021 dilaksanakan? ini jadwalnya (Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Jakarta -

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah akan segera diperingati oleh umat Islam di seluruh dunia. Lantas tanggal berapa lebaran haji 2021?

Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah 1442 H. Hari raya ini diperingati untuk mengenang pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Berikut penjelasan mengenai kapan dilaksanakannya lebaran haji 2021:

Edaran PP Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan tanggal berapa lebaran haji 2021. Hal itu disampaikan melalui Maklumat nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah.

Mengutip dari lama resmi PP Muhammadiyah, Idul Adha atau lebaran haji 2021 akan jatuh pada hari Selasa, 20 Juli 2021 mendatang.

Diketahui Muhammadiyah menggunakan metode hisab untuk menentukan hari-hari penting.

Lantas bagaimana dengan pengumuman pemerintah?

Untuk menjawab tanggal berapa lebaran haji 2021, hal ini dapat merujuk pada keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 281 Tahun 2021. SK tersebut menuliskan tanggal 20 Juli 2021 mendatang sebagai Hari Idul Adha 1442 Hijriah dan jugaditetapkan sebagai hari libur nasional.

Sementara itu sebenarnya belum ada pengumuman resmi dari pemerintah. Hal ini karena keputusan resmi pemerintah masih menunggu sidang isbat.

Sidang isbat biasanya dipimpin langsung oleh Menteri Agama. Sidang akan dimulai dengan pemaparan mengenai posisi hilal di 86 titik di seluruh Indonesia.

Ada dua metode yang digunakan Kemenag untuk menetapkan hasil sidang isbat, yakni melalui metode rukyah dan hisab.

Menurut sejarahnya. penentuan tanggal berapa lebaran haji dilaksanakan akan bergantung pada Badan Hisab Rukyat (BHR). Badan ini berfungsi melakukan pengkajian, penelitian dan pengembangan yang berkaitan dengan hisab rukyat, serta pelaksanaan ibadah terkait arah kiblat, waktu sholat, awal bulan, waktu gerhana bulan dan matahari.

(izt/imk)