Indonesia Batal Berangkat Haji 2021, Bagaimana dengan Negara Lain?

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 14:56 WIB
Beginilah potret Kakbah dan Masjidil Haram sambut jamaah haji yang kembali dibuka saat pandemi COVID-19. Ini potretnya.
Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi (dok. AP/Pool)
Singapura -

Pemerintah Indonesia telah secara resmi mengumumkan tidak akan memberangkatkan haji untuk tahun ini. Bagaimana dengan negara-negara lainnya?

Sama seperti Indonesia, negara tetangga Singapura juga telah memutuskan tidak akan memberangkatkan haji tahun 2021 ke Arab Saudi dengan alasan pandemi virus Corona (COVID-19). Ini berarti sudah dua tahun berturut-turut jemaah Singapura gagal menunaikan ibadah haji.

Seperti dilansir Straits Times, Jumat (4/6/2021), Dewan Majelis Islam Singapura (Muis) mengumumkan keputusan itu pada 27 Mei lalu.

Disebutkan bahwa meskipun Muis memiliki 'kepercayaan penuh' terhadap langkah penanggulangan pandemi oleh Saudi, dan bahwa langkah-langkah tepat diberlakukan jika ibadah haji diperbolehkan tahun ini, Muis memiliki pertimbangan sendiri untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan jemaah Singapura.

Muis juga menyatakan akan memfasilitasi alokasi kembali kuota haji untuk sekitar 900 jemaah yang terdampak, untuk tahun depan. Namun hal ini, sebut Muis, akan tunduk pada persyaratan yang ditetapkan otoritas Saudi dan situasi kesehatan terkini di seluruh dunia maupun Singapura.

Komisi Fatwa, yang beranggotakan ulama-ulama senior yang menerbitkan putusan dan panduan keagamaan, telah membahas penundaan haji ini dan mendukung keputusan itu demi alasan kesehatan dan keselamatan. Asosiasi Agen Travel Muslim Singapura (Amtas) juga menyatakan mendukung keputusan itu.

Negara tetangga Indonesia lainnya, Malaysia, belum mengambil keputusan karena masih menunggu pengumuman resmi dari otoritas Saudi. Diketahui bahwa hingga kini, Saudi belum mengumumkan total kuota haji tahun ini, maupun kriteria seleksi dan tata cara pelaksanaan haji tahun ini.

Kantor berita Bernama seperti dilansir media lokal Malay Mail melaporkan pada 25 Mei lalu bahwa Menteri pada Departemen Perdana Menteri Malaysia (Urusan Keagamaan), Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri, menyatakan pemerintah akan mematuhi setiap keputusan yang diambil otoritas Saudi mengenai hal ini.

Simak Video: Wakil Ketua DPR soal Haji 2021 Batal: Pemerintah Sudah Benar

[Gambas:Video 20detik]