Isu Batal Haji RI Dibandingkan Tambahan Kuota Malaysia, Begini Faktanya

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 14:17 WIB
Ilustrasi ibadah haji dan umrah
Foto: Ilustrasi haji (dok. detikcom)
Jakarta -

Pemerintah resmi memastikan Indonesia tidak memberangkatkan haji 2021. Ada narasi yang membandingkan keputusan pemerintah Indonesia ini dengan Malaysia, yang mendapat 10 ribu kuota haji. Lantas bagaimana faktanya?

Salah satu narasi perbandingan pembatalan haji jemaah Indonesia dengan kuota haji Malaysia ini dicuitkan oleh elite PKS Tifatul Sembiring. Tifatul mengomentari keputusan pemerintah membatalkan haji dan mengaitkan dengan Malaysia yang mendapat kuota tambahan.

"Coba lobby diplomasi dg Saudi dulu, pak Menteri. Memang kuota dibatasi, ajak bicara mrk. Kasihan yg sudah antri 10 tahun dsb. Rukun Islam ke 5 ini. Malaysia malah dapat quota tambahan, kok bisa...," tulis Tifatul dalam akun Twitternya, @tifsembiring, Jumat (4/6/2021).



Lantas bagaimana fakta dari kuota haji tambahan yang didapat oleh Malaysia?

Malaysia memang mendapat tambahan 10 ribu kuota haji dari pemerintah Arab Saudi. Namun penambahan kuota haji Malaysia ini hanya berlaku saat kondisi ibadah haji sudah pulih seperti sedia kala.

"Kita sudah dapat keputusan baik persetujuan apabila keadaan pandemi COVID-19 sudah pulih sepenuhnya, kuota haji ditambah 10 ribu orang dari jumlah yang ada," kata Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassindi seperti lansir Antara, 10 Maret 2021.

Tambahan kuota ini diperoleh usai PM Muhyiddin bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, di Istana Yamamah, Riyadh, Arab Saudi.

Kuota resmi haji bagi jamaah Malaysia sebelumnya sejak 2020 adalah 31.600 orang, meningkat dibanding kuota tahun sebelumnya sebanyak 30.200 jemaah.

Lihat Video: Disurati Dubes Saudi soal Kuota Haji, DPR: Jangan Bereaksi Berlebihan

[Gambas:Video 20detik]