RI Beri Penghargaan Kapal Jepang yang Selamatkan ABK WNI KM Bandar Nelayan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 02:53 WIB
Pemberian penghargaan oleh Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi kepada Mr. Kenichi Nishikawa, President of Kabushiki Kaisha Fukuseki Maru. Foto KBRI Tokyo
Foto: Pemberian penghargaan oleh Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi kepada Mr. Kenichi Nishikawa, President of Kabushiki Kaisha Fukuseki Maru. (Foto: Dok KBRI Tokyo)
Jakarta -

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi memberikan penghargaan kepada perusahaan kapal penangkap ikan Jepang FV Fukuseki Maru 15. Penghargaan diberikan karena membantu penyelamatan 20 orang WNI awak KM Bandar Nelayan 188.

"Momentum yang kita peringati hari ini adalah untuk memberi penghargaan atas keberanian dari awak kapal Jepang yang berada di lautan Hindia. Kehadiran para awak kapal itu menunjukan kepedulian yang luar biasa sebagai bentuk persaudaraan Jepang - Indonesia," ujar Dubes Heri Akhmadi dalam keterangan tertulis yang disampaikan KBRI Tokyo, Rabu (2/6/2021).

Heri mengatakan hubungan baik kedua negara ini tidak hanya ditandai dengan hubungan erat antar negara dan pihak swasta. Namun hubungan baik juga terjadi antara rakyat kedua negara.

"Esensi acara ini adalah untuk menghormati dan mengapresiasi hubungan baik kedua negara, baik antar pemerintah, swasta dan masyarakat. Terima kasih kepada berbagai pihak. Semoga hubungan baik ini semakin kuat," tuturnya.

Ucapan terima kasih disampaikan Kenichi Nishikawa, Presiden Kapal Kabushiki Kaisha Fukuseki Maru. Menurutnya, penghargaan ini akan semakin memperkuat kerja sama maritim dan perikanan kedua negara.

"Terima kasih atas penghargaan dan acara yang meriah ini. Penghargaan ini kami persembahkan juga untuk para para awak kapal asal Indonesia. Ke depannya kami berharap bisa terus menjalin kemitraan di bidang maritim dan perikanan Indonesia dan Jepang," ujarnya.

Kenichi Nishikawa juga menerima penghargaan dan pengalungan Tenun Ikat Flores dari sebagai tanda persaudaraan. Apresiasi juga diberikan oleh Pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang Hajime Ueda hingga Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.

Diketahui, KM Bandar Nelayan 188 mengalami kecelakaan dan tenggelam di Samudera Hindia sekitar 650 mil laut sebelah barat Perth, Australia. Seluruh awak KM Bandar Nelayan 188 berjumlah 20 WNI berhasil diselamatkan.

Merespon permintaan bantuan penyelamatan, kapal ikan Jepang yang berada dekat lokasi, FV Fukuseki Maru 15 berhasil mengevakuasi seluruh awak KM Bandar Nelayan 118 pada (15/5/2021). Selanjutnya para awak dipindahkan ke kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Anzac yang tiba di lokasi untuk membantu penyelamatan dan pertolongan medis.Seluruh awak dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala COVID-19.

Seluruh awak kapal KM Bandar Nelayan 118telah kembali ke tanah air pada Jumat (21/5/2021) dengan Kapal Perang AL Australia HMAS ANZAC melalui Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali.

Simak video '19 ABK Kapal Nelayan yang Kecelakaan di Perairan Australia Tiba di Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)