Mesra Bobby dan Gubsu Eddy di Idul Fitri yang Jadi Sorotan

ADVERTISEMENT

Round-Up

Mesra Bobby dan Gubsu Eddy di Idul Fitri yang Jadi Sorotan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 20:16 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi dan Walkot Medan Bobby Nasution
Gubsu Edy Rahmayadi dan Walkot Medan Bobby Nasution (Foto: Dok. Kominfo Sumut)

Hubungan antara Edy dan Bobby sempat meruncing. Persoalan bermula saat Bobby bertanya soal lokasi karantina di Medan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang baru datang ke Sumut.

Edy geram karena Bobby mengaku tidak tahu lokasi karantina WNI dari luar negeri yang tiba di Sumut.

Gubsu Edy Rahmayadi bertemu Walkot Medan terpilih Bobby Nasution (Foto: dok. Diskominfo Sumut)Gubsu Edy Rahmayadi bertemu Walkot Medan terpilih Bobby Nasution (Foto: dok. Diskominfo Sumut)

"Ada lagi yang teriak-teriak di medsos atau di apa itu, Wali Kota tidak tahu. Loh, emang Tuhan, Maha Tahu? Tapi kalau orang satu-satu minta diberi tahu, tambah mundur dia. Hai manusia, bertakwalah kamu, kata Tuhan. Tapi tak satu per satu juga, kau harus tahu, kau harus tahu," kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Kamis (6/5).

Edy menyampaikan itu saat membuka rapat koordinasi penanganan virus Corona di Sumut. Edy kemudian meminta Plt Kepala Dinas Kesehatan Medan Syamsul Nasution yang hadir dalam rapat untuk memberi tahu Bobby terkait tempat isolasi ini. Edy mengancam akan marah jika Bobby tetap mengaku tidak tahu.

"Ada yang dari Medan? Kamu (Syamsul) berita tahu itu, jangan nanti bilang nggak tahu lagi. Aku lama-lama jadi marah aku ini," ucap Edy.

"Tak ada urusan sama aku itu siapa pun dia. Jangan bikin aku marah, kalau aku marah, nggak peduli aku siapa dia," tambahnya.

Terkait situasi ini, Bobby mengaku merasa tak ada koordinasi terkait lokasi karantina WNI dari luar negeri yang tiba di Sumut. Bobby awalnya mengira tidak ada lagi hotel di Medan yang dipakai untuk karantina. Namun, ternyata masih ada.

"Ya itu makanya kemarin, kemarin itu kami menanyakan di mana karantinanya, dikatakan kemarin per tanggal 1 (Mei), yang di hotel sudah tidak ada, cuma kita cek rupanya masih ada gitu. Kemarin saya langsung dengar dari via telepon Pak Gub dengan dinas kesehatan mengatakan tanggal 1 kemarin sudah sebenarnya tidak ada di hotel. Tapi kita cek di lapangan masih," sebut Bobby usai meninjau Pusat Pasar Medan, Kamis (6/5).

Bobby mengaku hanya menanyakan hal tersebut. Bobby menyebut pihaknya hanya ingin diikutsertakan dalam penanganan WNI dari luar negeri yang dikarantina di wilayah Medan.

"Nah ini yang sebenarnya kami pertanyakan dan kalau kita bukan mau apa-apa, kalau itu memang masih (ada WNI dari luar negeri yang karantina), izinkan juga personel kami untuk membantu. Membantu yang ada di hotel-hotel karena apa tadi, ini keluarga WNI yang datang ke hotel kan nggak mungkin dihalangi untuk ketemu keluarga," sebut Bobby.

"Kan nggak mungkin nanti keluarga ada dalam satu hotel ada seratusan WNI. Kalau semuanya, satu-satu keluarga dua (orang datang) saja, dua kali 100 sudah 200 dalam satu hotel saja. Nah, ini gimana protokol kesehatannya. Nah, ini biarkan petugas kami juga ikut membantu. Petugas kami juga ikut menjaga prokes. Itu saja, tak ada lebih," ujar Bobby.

Namun meruncingnya hubungan Edy dan Bobby diduga hanya karena persoalan komunikasi yang tidak lancar. Sebab, berdasarkan catatan detikcom, hubungan keduanya pun pernah menunjukkan saling hormat.

Keduanya diminta tidak lagi berseteru agar roda pemerintahan daerah dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.


(jbr/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT