Jeritan Perawat Makam di TPU Prumpung Jaktim Kala Ziarah Dilarang

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 11:37 WIB
Suasana TPU Prumpung Jaktim 14 Mei 2021
Suasana TPU Prumpung Jaktim 14 Mei 2021 (Foto: Afzal/detikcom)
Jakarta -

Lebaran menjadi momen yang paling ditunggu perawat makam karena di hari tersebut mereka bisa membawa banyak uang. Namun kini mereka mengeluhkan pendapatan yang berkurang karena kebijakan larangan ziarah pada 12-16 Mei 2021 di Jabodetabek.

"Ibaratnya kaya petani aja, panennya nih, ini saatnya nih panennya, ini yang diharap-harapin ya, hari-hariannya kan nggak ada, karena setahun sekali momen-momennya ini," kata Yusuf Sawaluding (35) yang merupakan salah seorang perawat makam di TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, saat ditemui di lokasi, Jumat (14/5/2021).

Suasana TPU Prumpung Jaktim 14 Mei 2021Suasana TPU Prumpung Jaktim 14 Mei 2021 Foto: Afzal/detikcom

Yusuf awalnya berharap bisa mendapatkan penghasilan banyak dari Lebaran kali ini. Dia bahkan mengaku sampai harus berhutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya pribadi sendiri, hari-hariannya bela-belain dah, entar saya unggah-unggahan pinjam duit dulu sini, entar saya ganti, bela-belain hutang sana-sini, ya sekarang yang mau diharapin jadi gini kan, nggak bisa kebayar," keluhnya.

Suasana TPU Prumpung Jaktim 14 Mei 2021Salah seorang perawat makam, Yusuf Foto: Afzal/detikcom

Tahun ini merupakan kali kedua Lebaran di tengah pandemi COVID-19. Menurut Yusuf, tahun ini peziarah lebih sepi dibanding tahun kemarin karena adanya kebijakan larangan ziarah.

"Berkurang, beda, walaupun kan kemaren lagi gencar-gencarnya Corona tapi masih banyak yang ziarah, apalagi sekarang ditutup total, masih mendingan tahun kemarin," katanya.

Menjadi perawat makam merupakan satu-satunya pekerjaan Yusuf. Dia berharap tidak ada lagi kebijakan larangan berziarah dan makam bisa dibuka seperti biasanya.

"Harapannya pemerintah tolong lah orang perawat makam kan setahun sekali, yang diandelin ini yang pada ziarah, apalagi kan suasana Lebaran gini atau sebelum puasa orang-orang pada ziarah, tolong jangan ditutup, kasian kita yang begini, istilahnya mau nyari nafkah di mana lagi kalau nggak di sini," harapnya.

Hal sama juga dirasakan oleh Mada (60) yang juga merupakan perawat makam di TPU Prumpung. Dia mengaku pendapatannya berkurang pada Lebaran tahun ini.

"Biasanya kita ngarepin buat orang rumah, buat lebaran anak-anak, aturan buat beli baju jadi nggak, kita ngarepinnya di situ, namanya kita ngulinya di makam, ya kalu gini kita ngarepin orang yang pada nggak datang gimana?" kata Mada saat ditemui di lokasi.

"Ya bukannya berkurang lagi, jauh lah, jauh," ujar Mada.

Simak juga Video: Kericuhan di TPU Tegal Alur, Peziarah Protes Tak Boleh Masuk

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)