Round-Up

Kala Warga Jakarta Tetap Ziarah Meski Anies Bilang Ditiadakan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 08:03 WIB
TPU Tegal Alur Jakbar Ramai Peziarah Sore Ini (Foto: Luqman/detikcom)
TPU Tegal Alur Jakbar ramai peziarah sore kemarin. (Luqman/detikcom)

Para peziarah itu tampak memakai masker, tapi ada juga yang tidak. Rombongan peziarah terkadang kurang bisa menjaga jarak karena mengitari satu makam secara bersamaan.

Sejumlah peziarah tampak keluar-masuk lewat area permukiman warga. Tidak ada penjagaan di sana. Tampak peziarah bebas bergerak mengendarai sepeda motor di area TPU Tegal Alur.

Sementara itu, di dalam TPU Tegal Alur, tidak ada petugas keamanan atau Satpol PP yang berjaga. Hanya terlihat banyak petugas makam yang membantu untuk membersihkan makam yang hendak diziarahi warga.

Tak hanya di bagian pemakaman umum, di blok khusus COVID-19 juga terpantau adanya peziarah. Sejumlah rombongan tampak berziarah di makam yang berada di area tersebut.

Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat mengungkapkan peziarah tersebut bisa masuk ke TPU Alur melalui pintu sisi belakang yang dijebol oleh ormas. Ketua TPU Tegal Alur diminta berkoordinasi dengan Satpol PP.

TPU Tegal Alur Jakbar Ramai Peziarah Sore Ini (Foto: Luqman/detikcom)TPU Tegal Alur Jakbar ramai peziarah sore kemarin. (Luqman/detikcom)

"Iya betul itu (ramai), ternyata pintu belakang itu dijebol ormas sama masyarakat, tadi saya udah bilang sama ketua TPU nya, 'kamu kalau kayak gitu jangan diam aja segera lapor, biar kita koordinasi dengan TNI Polri, dari Polsek, Koramil juga bisa kita perkuat', saya bilang," kata Tamo saat dihubungi.

Tamo mengatakan ormas ini memang kerap menjebol pintu sisi belakang TPU Tegal Alur. Namun, menurutnya, Kepala TPU Tegal Alur kurang tegas menghadapi permasalahan tersebut.

"Ya udah tau tiap tahun dijebol ormas, tapi diam aja nggak ada lapor kek, berupaya kah, apa upayanya saya bilang. Tadi saya udah telepon Pak Camat sama TNI-Polri, mohon bantuanlah perkuat," ujarnya.

Tamo mengatakan anggotanya sudah berupaya meminta para peziarah pulang. Namun pintu belakang TPU Tegal Alur terus-menerus dijebol hingga membuat warga bisa masuk.

"Lagi diupayakan (untuk bubar), tapi maksud saya kalau tidak itu (pintu belakang) tidak ditutup lagi, tidak diperkuat TNI-Polri, kan besok dijebol lagi, percuma," katanya.


(rfs/rfs)