Round-Up

Akhir Kemarahan Ortu ke Kasir Indomaret Urusan Top Up Game Online

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 06:30 WIB
Jakarta -

Pria yang memarahi kasir Indomaret karena anaknya top up voucher game online hingga Rp 800 ribu meminta maaf pada pihak Indomaret. Ucapan permintaan maaf itu terlihat dari sebuah video yang diterima detikcom.

Pria tersebut bernama Azhar Efendi. Dia meminta maaf dengan membacakan surat pernyataan. Ada perwakilan pihak Indomaret bersamanya dan kasir Simpang Mayang Perdagangan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang dimarahinya sebelumnya.

"Hal ini murni karena ketidaktahuan saya atas sistem pembelian voucher game online yang telah dibeli oleh anak saya sehingga saya larut dalam emosi," ujarnya seperti dilihat detikcom dalam video, Kamis (13/5/2021).

Azhar Efendi mengatakan, dirinya dan pihak Indomaret sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Mereka juga sepakat tidak memperpanjang persoalan ini.

"Di sini saya dengan pihak Indomaret sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Mohon maaf kepada pihak Indomaret dan semua, atau seluruh pihak yang mungkin tidak berkenan dalam video tersebut. Dengan ini permasalahan dalam video tersebut sudah selesai secara baik dan tidak diperpanjang," ucapnya.

Dia kemudian menyalami pihak perwakilan Indomaret, termasuk kasir yang dia marahi tersebut. Video permintaan maaf ini dibuat kemarin Rabu, 12 Mei 2021.

Pihak Indomaret pun menerima permintaan maaf tersebut. Managing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Wiwiek Yusuf mengaku belum menerima video permintaan maaf Azhar Efendi. Namun, menurutnya, sejak awal peristiwa itu sudah diselesaikan dengan baik.

"Menurut saya, sudah sama-sama selesaikan dengan baik, jadi baik untuk semua. Pas hari raya Idul Fitri juga jadi semua bisa merayakan tanpa ada beban," kata Wiwiek saat dihubungi.

Kasus ini berawal dari viralnya video orang tua sedang memarahi kasir Indomaret karena anaknya dilayani saat top up voucher game online senilai Rp 800 ribu. Mereka mempertanyakan kebijakan pelayanan Indomaret.

Viralnya video ini tersebar di medsos, seperti Twitter dan Facebook, seperti dilihat detikcom, Rabu (12/5). Dalam video tersebut, terdengar suara pria yang diketahui bernama Azhar Efendi yang sedang memarahi pegawai Indomaret.

Azhar Efendi dalam video ini awalnya mempertanyakan kenapa kasir Indomaret mengizinkan seorang anak top up voucher game online seharga Rp 800 ribu.

"Sekarang gini, perlindungan konsumen itu di mana? Tahu nggak kalian? Dewasa nggak kalian?" ujar Azhar.

"Ya kami menjalankan peraturan Indomaret, Pak," jawab pegawai Indomaret.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2