Pemkab Kebumen Larang Warga Salat Id di Alun-alun Kota

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 20:36 WIB
Pemkab Kebumen.
Foto: dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memimpin apel pengamanan malam takbir Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah hari ini. Pihaknya melarang Salat Idul Fitri digelar di alun-alun kota Kebumen guna mencegah penyebaran COVID-19.

Apel pasukan digelar di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu (12/5). Acara tersebut turut dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda di lingkup Kabupaten Kebumen, para pimpinan OPD serta sejumlah ormas.

Arif mengatakan, jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri perlu dilakukan pengamanan oleh aparat kepolisian, TNI, dan juga ormas untuk memantau dan mencegah terjadinya penumpukan massa, seperti takbir keliling atau kegiatan kerumunan lainnya.

"Saya harapkan masyarakat tidak takbir keliling. Silakan di rumah saja, tidak perlu mendatangi keramaian atau membuat keramaian baru. Karena kita tahu, pandemi COVID-19 di Kebumen masih cukup tinggi," kata Arif Sugiyanto.

Alun-alun Kebumen juga telah disterilisasi dan sudah ditutup sejak pukul 16.00 WIB serta disemprot disinfektan. Masyarakat tidak diperkenankan mengadakan aktivitas di alun-alun.

"Alun-alun sudah kita seterilkan, sekaligus sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. Jadi malam ini kita tidak mengizinkan adanya aktivitas di alun-alun," imbuhnya.

Pada esok hari, Kamis (13/5) alun-alun juga tidak diperkenankan digunakan untuk Salat Idul Fitri dan Salat Idul Fitri akan digelar di Masjid Kauman Kebumen.

"Shalat Idul Fitri hanya ada di Masjid Kauman, tapi ada kemungkinan jamaah meluber sampai ke pinggir alun-alun," terang Arif.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Pemkab Kebumen sudah menyiapkan masker dan hand sanitizer, atau tempat cuci tangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Jemaah Salat Idul Fitri juga diminta membawa sajadah sendiri.

"Kemudian setelah pulang Salat Idul Fitri tidak perlu melakukan halalbihalal. Di rumah saja, menikmati hidangan yang sudah ada. Ora salaman tetap seduluran," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menambahkan, pada malam takbiran ini pihaknya akan berkeliling melakukan pengecekan di sejumlah tempat untuk mencegah terjadinya kerumunan. Ada 300 pasukan yang disiapkan. Masyarakat pun diminta untuk tetap di rumah.

"Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kebumen agar tidak melakukan takbir keliling. Cukup di rumah saja, isi dengan kegiatan positif bersama keluarga," ujar Kapolres.

Diketahui, jumlah pemudik di Kebumen hingga kini sudah mencapai 9.134 orang, dan sudah dilakukan rapid test antigen. Dari jumlah tersebut, 14 orang dinyatakan reaktif dan semuannya sudah dilakukan karantina atau diisolasi.

(prf/ega)